Berita Jogja Hari Ini

LDII DIY Luncurkan Program Kyai Peduli Sampah Sebagai Solusi Atasi Masalah Sampah

Amal saleh kyai sampah merupakan kegiatan sederhana, praktis, murah, namun membumi, bukan sekedar wacana pengelolaan sampah

|
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Ikrob Didik Irawan
ist
LDII DIY Luncurkan Program Kyai Peduli Sampah Sebagai Solusi Atasi Masalah Sampah 

TRIBUNJOGJA.COM - Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) DIY meluncurkan gerakan amal saleh Kyai Peduli Sampah bersamaan dengan “Kerja Bakti Nasional LDII 2023” di seluruh DIY, 1-13 Agustus 2023.

Kyai Peduli Sampah ini merupakan amal saleh (amal kebajikan) untuk mewujudkan rumah tangga jamaah minim sampah menuju zero waste dan upaya sedekah sampah menjadi jariyah.

Gerakan Kyai Peduli Sampah di kelompok-kelompok pengajian/majelis taklim terus dibudayakan oleh LDII berbasis karakter amal saleh, ketaatan, berbudi luhur, dan mencintai lingkungan hidup.

Ketua DPW LDII DIY, Ir. Atus Syahbudin, S.Hut., M.Agr., Ph.D., IPU. menjelaskan bahwa amal saleh Kyai Peduli Sampah merupakan kegiatan sederhana, praktis, murah, namun membumi, bukan sekedar wacana pengelolaan sampah.

Apalagi saat ini DIY sudah mengalami darurat sampah, sehingga diperlukan kerja sama semua pihak, termasuk tokoh agama untuk saling bahu membahu dan menyukseskan program pemda DIY.

“Mohon amal saleh kyai (peduli) sampah mendorong jamaah-jamaah untuk membuat jugangan di pekarangan masjid dan setiap halaman rumah tangga jamaah untuk mengelola sampah organik. Jugangan itu bisa menjadi sumber pupuk kompos dan biopori alami untuk mengonservasi air,” jelas Atus yang mengabdi di Fakultas Kehutanan UGM.

Wakil Ketua Pimpinan Saka Wanabakti DIY ini menambahkan pula bahwa jamaah juga dibiasakan beramal saleh memilah sampah di rumahnya masing-masing dan dapat menjadikan masjid sebagai bank sampah.

Pengelolanya bisa dari jamaah dhuafa (fakir miskin) atau pemuda masjid. Hasil penjualannya dapat untuk membiayai pengajian dan membantu para dhuafa.

Menurut Atus, amal saleh Kyai Peduli Sampah diharapkan dapat memperkuat Dai Program Kampung Iklim (Dai ProKlim) LDII DIY.

Dai ProKlim LDII sediri telah dicanangkan pada 10 Juni 2023 bekerja sama dengan Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion (P3E) Jawa dan Komisi Dakwah MUI DIY di Kampung ProKlim Sangurejo.

Beberapa calon kampung ProKlim pun telah diinisiasi dan didampingi oleh LDII DIY, termasuk di dalamnya program pengelolaan sampah, optimalisasi pekarangan dengan tanaman buah, empon-empon dan toga, serta konservas tanah dan air.

Sementara itu, Ketua Umum DPP LDII, KH Ir. Chriswanto Santoso, M.Sc. menjelaskan bahwa LDII memiliki tabiat yang secara social behavior, mendukung ke sana, yakni rukun, kompak dan kerja sama yang baik.

Hal ini menjadi starting point untuk membangun Indonesia lebih maju.

Kerja Bakti Untuk Negeri ini tidak hanya menggerakkan warga LDII saja, tetapi juga warga sekitar.

"Kegiatan ini juga sebagai agenda 'Road to Rakernas' tanggal 7-9 November 2023. Wujud rasa kebangsaan kami, untuk menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,” imbuhnya.

Pencanangan gerakan amal saleh Kyai Peduli Sampah di DIY sudah dimulai sejak 1 Agustus 2023 di Kampung Tegal Balong Bimomartani Kapanewon Ngemplak dan akan diresmikan pada 13 Agustus 2023 di Pantai Samas Bantul. (*/rls)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved