Berita Purworejo

Sumber Air Mulai Surut, Warga Dusun Tlogo Purworejo Senang Dapat Droping Air Bersih

Air sumur yang biasanya melimpah, kini mulai surut sehingga dirasa tidak mampu mencukupi kebutuhan sehari-hari. 

Tayang:
Penulis: Dewi Rukmini | Editor: Gaya Lufityanti
Tribunjogja.com/Dewi Rukmini
Warga RT 01 RW 03 Dusun Tlogo, Desa Tlogokotes, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, mengambil air bersih di tempat penampungan air usai didroping BPBD Kabupaten Purworejo, Rabu (9/8/2023). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Dewi Rukmini

TRIBUNJOGJA.COM, PURWOREJO - Musim kemarau yang berlangsung di Kabupaten Purworejo , Jawa Tengah, membuat sejumlah sumber air bersih mulai surut.

Alhasil, warga yang terdampak pun harus mencari cara agar bisa memenuhi kebutuhan air bersih.

Satu did antara cara yakni dengan meminta droping air bersih kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Seperti yang dilakukan oleh warga Dusun Tlogo, Desa Tlogokotes, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. 

Seorang warga RT 01 RW 03 Dusun Tlogo, Desa Tlogokotes, Siswo Riyanto (69), mengungkapkan kekurangan air mulai dirasakan sejak awal Agustus 2023.

Baca juga: BPBD Purworejo Kirimkan Dropping Air Bersih ke Sejumlah Desa yang Dilanda Kekeringan

Air sumur yang biasanya melimpah, kini mulai surut sehingga dirasa tidak mampu mencukupi kebutuhan sehari-hari. 

"Sebenarnya air di sumur saya masih mengalir sedikit, kalau dipakai sendiri mungkin cukup. Tapi kan air sumur itu juga dipakai bersama tetangga. Jadi kalau untuk 3 rumah (atau 3 KK), Ya tidak cukup," ucap Siswo kepada Tribunjogja.com , Rabu (9/8/2023). 

Oleh karena itu, Siswo mengaku senang ketika BPBD Kabupaten Purworejo melakukan droping air bersih ke dusunnya. 

Adapun, pelaksanaan droping air oleh BPBD Kabupaten Purworejo telah dilakukan pada Selasa (8/8/2023) - Rabu (9/8/2023) dengan menyasar 3 titik penampung air di RT 01 dan RT 02, RW 03 Dusun Tlogo, Desa Tlogokotes, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo , Jawa Tengah.

Satu titik penampungan air berada di dekat rumah Siswo Riyanto. 

Siswo menyebut untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari, rata-rata masyarakat Dusun Tlogo memanfaatkan air dari sumur.

Namun ketika memasuki musim kemarau, hampir seluruh air sumur di dusun tersebut surut. 

"Setiap tahun kami ajek (rutin) meminta droping air ke pemerintah, karena air sumur sedikit ketika kemarau. Sebenarnya di sini ada satu embung, tapi mesin pemompa airnya sedang rusak, jadi tidak bisa dimanfaatkan masyarakat. Lagipula kalau kemarau, air di embung itu juga ikut sedikit," jelasnya. 

Lebih lanjut, Siswo menyampaikan, air bersih yang telah disalurkan ke 3 titik penampung air Dusun Tlogo, akan dipakai untuk memenuhi kebutuhan harian, semisal memasak, mandi, dan mencuci.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved