Cerita Pelaut Australia Terombang Ambing di Samudra Pasifik Bersama Anjingnya
Untuk bertahan hidup, Shaddock dan anjingnya memakan ikan mentah.Sementara untuk minum, keduanya hanya mengandalkan air hujan
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM -Selama dua bulan, seorang pelaut asal Sidney, Australia bernama Tim Shaddock dan anjingnya, Bella hanya mengandalkan ikan laut dan air hujan untuk bertahan hidup setelah terombang-ambing di tengah Samudra Pasifik.
Pelaut berusia 51 tahun tersebut terseret arus setelah badai merusak sistem elektronik dan komunikasi perahu yang dipakai.
Untuk bertahan hidup, Shaddock dan anjingnya memakan ikan mentah.
Sementara untuk minum, keduanya hanya mengandalkan air hujan.
Beruntung, Shaddock dan anjingnya berhasil diketahui keberadaanya dan diselamatkan ooleh kapal pukat pada 12 Juli 2023 lalu.
Kapal pukat itu mengetahui keberadaan keduanya setelah sebuah helikopter melihat kapal yang ditumpangi oleh Shaddock dan anjingnya terombang-ambing di tengah Samudra Pasifik.
Saat pertama kali dievakuasi, Shaddock dan anjingnya dalam kondisi sehat.
Hanya saja, kondisinya memang lebih kurus dan berjanggut lebat.
Setelah diselamatkan, Shaddock langsung diperiksa oleh tim medis untuk memastikan kondisinya.
Dikutip dari Tribunnews.com yang melansir pemberitaan The Guardian, Shaddock dan anjingnya Meksiko menuju Polinesia Prancis pada April 2023.
Beberapa minggu setelah berlayar, perahu mereka rusak akibat badai, lapor BBC.
Shaddock dan anjingnya pun terombang-ambing di tengah Samudra Pasifik selama dua bulan karena tidak bisa berkomunikasi melalui radio.
Keduanya bertahan dengan memakan semua yang ditangkap dan meminum air hujan.
Beruntung keberadaan keduanya dilihat oleh helikoper dan kemudian diselamatkan oleh Kapal Pukat pada 12 Juli 2023 lalu.
Baca juga: Viral Sosok Mahasiswa ITS Peraih Skor SNBT UTBK Tertinggi 2023, Netizen Tercengang
Baca juga: VIRAL, Dua Remaja di Bantul Sobek Umbul-umbul Merah Putih Milik Warga
Dokter di kapal pukat tuna mengatakan kepada 9News Australia bahwa pria itu memiliki tanda-tanda vital yang normal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Cerita-Pelaut-Australia-Terombang-Ambing-di-Samudra-Pasifik-Bersama-Anjingnya.jpg)