Human Interest Story

Kisah Hamit Bangun Sasmito, Ciptakan Lapangan Kerja Lewat Warung Penyetan Kaki Lima

Untuk memperkenalkan usahanya kepada lebih banyak orang, Hamit aktif melakukan promosi dan memanfaatkan teknologi.

|
Penulis: Ardhike Indah | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA/Istimewa
Hamit Bangun Sasmito, satu dari ratusan ribu pelaku UMKM yang berhasil kembangkan usahanya dengan berjualan online melalui aplikasi Grab 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Memulai sesuatu yang baru tidaklah mudah, butuh tekad dan keberanian.

Seperti yang dialami oleh Hamit Bangun Sasmito, salah satu dari ratusan ribu pelaku UMKM yang berhasil kembangkan usahanya dengan berjualan online melalui aplikasi Grab.

Setahun terakhir, lebih dari 500 ribu UMKM baru telah bergabung dalam platform Grab dan OVO dan menciptakan 1 juta lapangan kerja baru.

Lewat usaha kuliner bernama Geprek Penyet Mbak Warni, pria berusia 28 tahun ini berhasil menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi belasan anak muda dengan beragam latar belakang pendidikan, dari tamatan SMP hingga lulusan sarjana.

Hamit memulai usahanya saat masih menjadi mahasiswa Fakultas Ekonomi Manajemen di Universitas Muhammadiyah Magelang.

“Awalnya saya nerusin usaha warung nasi rames milik Ibu, tapi sayangnya cuma bertahan dua tahun. Padahal, pendapatan dari usaha itu saya pakai untuk membiayai semesteran,” kata dia dalam keterangan resmi, Senin (7/8/2023).

Namun, Hamit tidak menyerah begitu saja.

Dengan keuletan dan kecerdasannya dalam melihat peluang bisnis, ia membuka warung penyetan kaki lima di kawasan Mertoyudan, Magelang pada 2018.

Untuk memperkenalkan usahanya kepada lebih banyak orang, Hamit aktif melakukan promosi dan memanfaatkan teknologi.

“Tiga bulan sebelum buka, saya promosikan di media sosial dan nyebarin pamflet di tempat umum hingga kampus-kampus terdekat. Setelah beroperasi, saya juga langsung mendaftarkan Geprek Penyet Mbak Warni di GrabFood supaya pelanggan pada bisa pesan online,” ungkapnya.

“Hasilnya langsung terasa setelah saya berjualan online. Pendapatan meningkat lebih dari dua kali lipat per hari. Selain itu, Geprek Penyet Mbak Warni dapat menjangkau lebih banyak pelanggan di wilayah Magelang,” tambahnya.

Berhasil dengan bisnisnya, Hamit kemudian memberanikan diri untuk membuka cabang kedua dengan konsep resto di Jalan Mayjend Sutoyo No.43, Cacaban, Magelang.

Dengan banyaknya orderan secara offline maupun online, ia mulai merekrut karyawan untuk membantunya berjualan.

“Saya memilih merekrut teman-teman di lingkungan sekitar yang masih menganggur. Saya ingin memberi mereka kesempatan untuk bekerja dan memiliki pendapatan tetap dari usaha ini,” urainya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved