DIY Kirim 20 Atlet ke Peparpenas 2023 Palembang, Tim Para Badminton DIY Bertekad Raih Banyak Medali
Ajang Paralimpik untuk pelajar yang ke-10 dihelat mulai Minggu 30 Juli 2023 hingga 5 Agustus 2023 mendatang.
Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Atlet Para Badminton DI Yogyakarta, Naseh Yogi, ingin membawa pulang medali di ajang Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (Peparpenas) 2023 Sumatera Selatan.
Ajang Paralimpik untuk pelajar yang ke-10 dihelat mulai Minggu 30 Juli 2023 hingga 5 Agustus 2023 mendatang.
Agenda ini bertujuan untuk unjuk kemampuan paralimpian pelajar Indonesia sebelum masuk ke ajang yang lebih besar berikutnya.
Naseh Yogi mengaku sangat bersemangat mengikuti ajang ini.
Baginya mengikuti di ajang ini merupakan kali pertamanya tampil membela DIY di event nasional.
Ia akan jadi andalan Tim DIY di para badminton nomor WH2 atau wheelchair 2.
Nomor ditujukan pada paralimpian yang punya keterbatasan di salah satu/kedua kaki namun fungsi gerak tubuh bagian atasnya lebih baik dari atlet WH1. Saat pertandingan atlet WH2 menggunakan kursi roda.
"Ini pertama kali buat saya tampil di nasional. Saya sudah berlatih cukup lama bersama teman-teman dan pelatih, untuk itu saya tak mau menyia-nyiakan kerja keras dan jerih payah yang telah membawa saya sejauh ini. Saya ingin bawa pulang medali, mimpi saya dapat medali emas," kata Naseh Yogi, Sabtu (29/7/2023).
Pada Peparpeda DIY beberapa waktu lalu, Naseh Yogi sebetulnya belum beruntung mendapat medali.
Ia lantas dipilih membela Tim DIY karena punya potensi dan kebetulan dapat dimainkan di nomor WH2.
Meski begitu, semangat dan optimismenya sangat tinggi. Terlebih Naseh adalah paralimpian yang tekun dalam berlatih.
Dalam sepekan, ia mendapat jadwal latihan tiga kali. Di luar itu ia mengasah kemampuannya dengan berlatih secara mandiri.
Jarak rumahnya di kawasan Sanden Bantul dengan tempat latihan di Pogung Sleman terbilang jauh.
Paling tidak, ia harus menempuh perjalanan dengan waktu sekitar 1,5 jam, total 3 jam ia alokasikan untuk pulang pergi ke tempat latihan.
"Saya diantar orangtua setiap kali latihan. Jadi tidak ada alasan untuk tidak serius. Saya sangat ingin punya prestasi di cabor ini, utamanya ingin bisa membanggakan orangtua dan orang-orang terdekat saya dulu," tegas Naseh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Naseh-Yogi-saat-pelepasan-atlet-secara-simbolik.jpg)