Berita Kriminal Hari Ini
Cerita Pensiunan TNI dan Guru Jadi Korban Dugaan Penipuan Oknum Persit
Pelaku diduga melakukan penipuan dengan modus meminjam SK pensiun untuk pencairan sebuah kredit di bank.
Penulis: Dewi Rukmini | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Dewi Rukmini
TRIBUNJOGJA.COM, PURWOREJO - Seorang oknum anggota Persaudaraan Istri Tentara (Persit) di Kabupaten Purworejo , Jawa Tengah, yang berinisial DR diduga melakukan penipuan terhadap puluhan pensiunan guru, pegawai negeri sipil (PNS), dan TNI di Kota Berirama.
Para korban dugaan penipuan yang dilakukan oleh warga Kelurahan Pangenrejo, Kecamatan Purworejo , Kabupaten Purworejo , Jawa Tengah itu, telah mengajukan laporan kepada Polres Purworejo .
Dari informasi yang dihimpun Tribunjogja.com , DR diduga melakukan penipuan dengan modus meminjam SK pensiun untuk pencairan sebuah kredit di bank.
Para korban diiming-imingi DR, akan diberikan keuntungan menggiurkan sebuah bisnis jika bersedia menyerahkan SK pensiunan sebagai agunan.
Baca juga: Kisah Tukang Bubur Kena Tipu Polisi, Daftarkan Anak Jadi Bintara, Keluarkan Uang Rp310 Juta
Seorang pensiunan TNI AD di Kabupaten Purworejo , Muhammad Alam Haris (54), mengaku menjadi korban penipuan DR, oknum istri TNI yang bertugas di Kabupaten Kebumen.
Mantan personel Kodim 0708/Purworejo berpangkat Sertu itu mengaku mengalami kerugian sebesar Rp192,9 juta.
Warga Desa Sendangsari, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo itu tak menyangka pertemuannya dengan DR akan menyisakan kisah pilu.
Sebab, setiap bulan uang pensiunan Haris harus dipotong untuk melunasi angsuran kredit yang tidak ia nikmati.
"Harusnya setiap bulan saya menerima uang pensiun Rp3 juta, tapi dipotong Rp2.154.050 untuk melunasi cicilan. Sehingga saya hanya terima Rp800 ribu," kata Haris, Rabu (26/7/2023).
Haris menceritakan kisah pilu itu bermula karena tergiur iming-iming DR yang mengajak kerjasama untuk membeli tanah di Desa Wadas, Kecamatan Bener, pada 2019 silam.
Kala itu Haris mengaku tidak punya uang.
Namun DR merayu Haris untuk mengajukan kredit menggunakan SK pensiun.
Haris pun tergiur menginapkan SK pensiun asli ke Bank Mandiri Taspen Cabang Purworejo .
"Ya waktu itu saya percaya, dari bisnis tersebut katanya saya akan dapat fee Rp5 juta perbulan. Nyatanya sampai sekarang tidak dapat apa-apa," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Berita-Purworejo.jpg)