Berita Kriminal
Kisah Tukang Bubur Kena Tipu Polisi, Daftarkan Anak Jadi Bintara, Keluarkan Uang Rp310 Juta
AKP SW bersama menantunya Ipda D, serta dua kawan berinisial H dan NY menguras harta milik tukang bubur hingga ratusan juta rupiah
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
Tribunjogja.com - Kepolisian Republik Indonesia sudah sering kampanye penerimaan polisi tak dipungut biaya.
Namun masih banyak masyarakat yang percaya ada jejaring tertentu yang bisa menjamin pelamar masuk polisi dengan syarat tertentu.
Dan ujungnya adalah kasus dugaan penipuan.
Seperti yang terjadi pada seorang bernama Wahidin.
Dan oknum polisi berpangkat AKP berinisial S sudah ditetapkan jadi tersangka.
AKP SW bersama menantunya Ipda D, serta dua kawan berinisial H dan NY menguras harta milik tukang bubur hingga ratusan juta rupiah.
Modusnya, berjanji meluluskan anak tukang bubur menjadi anggota Polri.
Wahidin bahkan sampai menggadaikan rumahnya lantaran hartanya telah dikuras.
Pelaku sudah ditetapkan tersangka
Kapolres Cirebon Kota AKBP Ariek Indra Sentanu mengungkapkan, pihaknya sudah menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan penipuan penerimaan Bintara Polri tahun 2021.
Ariek menuturkan, dua tersangka tersebut yakni seorang oknum PNS Mabes Polri yang saat ini bertugas di Yanma berinisial NY.
Lalu, oknum Polri AKP SW.
"Inisial NY ini kami amankan di Jagakarta Jakarta Selatan.
Kami amankan, langsung kami bawa ke Polres Cirebon Kota, dan langsung kami gelarkan.
Dinaikan menjadi tersangka terhadap inisial NY ini,” kata Ariek saat pertemuan di Mapolres Cirebon Kota, yang dihadiri Kompas.com Minggu petang (18/6/2023).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Kisah-Tukang-Bubur-Ditipu-Oknum-Polisi-Saat-Penerimaan-Bintara-Polri.jpg)