Berita Gunungkidul Hari Ini

Petani Sidoharjo Tepus Gunungkidul Panen Bawang Merah Hasil Bantuan Danais

Para petani di Kalurahan Sidoharjo, Kapanewon Tepus memanen perdana bawang merah pada Selasa (18/07/2023). Panen perdana ini dihadiri pula

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Kurniatul Hidayah
Humas Pemkab Gunungkidul
Bupati Gunungkidul Sunaryanta (kedua dari kiri) dan Ketua DPRD Gunungkidul Endah Subekti (ketiga dari kanan) saat panen perdana bawang merah di Kalurahan Sidoharjo, Tepus, Selasa (18/07/2023). 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Para petani di Kalurahan Sidoharjo, Kapanewon Tepus memanen perdana bawang merah pada Selasa (18/07/2023).

Panen perdana ini dihadiri pula oleh Bupati Gunungkidul Sunaryanta.

Lurah Sidoharjo, Evi Nur Cahyani mengatakan bawang merah ini merupakan hasil bantuan dari Dana Keistimewaan (Danais).

Baca juga: BACAAN DOA Malam Satu Suro atau 1 Muharram, Berikut Doa Akhir Tahun

"Penanaman bawang merah merupakan program pemberdayaan yang dibiayai Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Danais," jelas Evi.

Program tersebut sudah berjalan selama 2 tahun terakhir. Tahap pertama di 2022 dengan biaya sebesar Rp 45 juta dan tahun ini sebesar Rp 265 juta.

Menurut Evi, penanaman bawang merah memanfaatkan tanah kas desa dengan total luas 1,5 hektare (ha). Lahannya tersebar di 2 lokasi.

"Hasilnya memang belum maksimal, tapi cukup baik yaitu mencapai 13 ton per ha," ungkapnya.

Evi mengatakan penanaman bawang merah ini sebagai upaya mengentaskan kemiskinan di wilayahnya. Caranya dengan memaksimalkan petani setempat untuk kegiatan pangan.

Pihaknya pun berharap BKK Danais kembali dikucurkan tahun depan dengan alokasi yang lebih besar. Sebab sudah ada sejumlah rencana untuk mengoptimalkan program pemberdayaan tersebut.

"Seperti budidaya sayuran, ini juga upaya kami untuk menurunkan stunting," kata Evi.

Bupati Gunungkidul Sunaryanta berharap petani Sidoharjo memaksimalkan program ini. Sebab belum semua kalurahan mendapatkan BKK Danais tersebut.

Ia pun berpesan agar potensi tanah kas desa dimaksimalkan. Khususnya untuk pemberdayaan masyarakat lewat program budidaya pangan.

"Program ini juga menguatkan pertumbuhan ekonomi Gunungkidul," ujar Sunaryanta. (alx)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved