Jogja Harus Aman Agar Ekosistem Pariwisata Tetap Bertahan

Jika terjadi peristiwa kejahatan yang mengancam keamanan dan ketertiban di DIY, hal itu berpotensi akan mematikan perekonomian masyarakat

Tribunjogja/ Christi Mahatma Wardhani
Suasana Jagongan Jaga Warga di Gedung Bumi Putera Yogyakarta, Senin (17/07/2023) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani


TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Menyandang predikat sebagai Kota Pariwisata membuat Yogyakarta harus memastikan keamanan dan ketertiban di DIY. 

Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto, mengatakan bahwa menjaga keamanan Yogyakarta sama dengan menjaga kelanjutan perekonomian masyarakat.

Sebaliknya, jika terjadi peristiwa kejahatan yang mengancam keamanan dan ketertiban, hal itu berpotensi akan mematikan perekonomian masyarakat. 

"Sama saja dengan membunuh rakyat Yogya pelan-pelan. Tentu pengalaman pandemi COVID-19 sudah cukup, tidak ada wisatawan yang berkunjung, dan perekonomian DIY minus. Kita punya destinasi sejarah yang luar biasa, destinasi kuliner yang luar biasa, dan pemandangan alam yang indah," katanya dalam Jagongan Jaga Warga, Senin (17/07/2023). 

"Tidak ada pilihan selain berkomitmen untukn membangun rasa aman dan nyaman. Karena tanpa keamanan, kita tidak bisa mempromosikan pariwisata," sambungnya. 

Ia melanjutkan, Kemantren Kraton bisa menjadi percontohan.

Hal itu karena Kemantren Kraton juga menjadi jujukan wisatawan, lantaran ada destinasi sejarah seperti Kraton dan Tamansari. 

Peran Jaga Warga di Kemantren Kraton punya peran startegis untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban.

Ia menyoroti beberapa persolaan yang muncul di Kota Yogyakarta, seperti parkir liar hingga kejahatan jalanan. 

"Harapannya Jaga Warga bisa berperan untuk mendorong ekosistem pariwisata. Setidaknya bisa mengingatkan, sehingga kerawanan sosial tidak terjadi,"lanjutnya. 

Politisi dari Fraksi PDIP itu mendorong agar pemerintah meningkatkan kualitas destinasi wisata, termasuk penataan PKL hingga parkir.

Kemudian meningkatkan kunjungan kampung wisata, dan perbaikan fasilitas di destinasi wisata. 

Sementara itu, Sekretaris Satpol PP DIY, Arief Rachman Hakim mengungkapkan Satpol PP memiliki tanggung jawab untuk menjaga ketentraman, ketertiban umum, dan kesejahteraan.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Satpol PP memerlukan bantuan berbagi pihak. 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved