Berita Otomotif Terkini
Honda Supra Fit 100 'Greedy', Kolaborasi Bapak dan Anak Padukan StreetCub, Bosozoku dan Chopper
Honda Supra Fit 100 'Greedy' mencampurkan 3 konsep sekaligus, streetcub, bosozoku dan sedikit sentuhan aksen ala chopper.
Penulis: Hanif Suryo | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM - “Buah jatuh tak jauh dari pohonnya”.
Lebih kurang begitulah pepatah masa lampau yang masih dipandang aktual untuk masa sekarang.
Ya, sosok anak memang acap kali tak berbeda jauh dibandingkan orangtuanya.
Pepatah tersebut tepat tampaknya menggambarkan kolaborasi Wawan Junx Bakwan, kustom builder 69 Nerakatau Inc dengan putra sulungnya Radite Octavanka, yang berprofesi sebagai desainer motor 'Raxe97ninetyseven', berkolaborasi dalam membangun motor kustom Honda Supra Fit 100 'Greedy'.
Tak main-main, motor kustom hasil kolaborasi bapak dan anak ini mendapat juara kategori Choppy Cub di ajang Kustomfest, Indonesia Kustom Kulture Festival 2022.
Radite Octavanka menceritakan, Honda Supra Fit 100 'Greedy' ini awalnya sekadar project iseng.
Bermula dari seorang teman yang menawarkan satu gelondong mesin Honda Supra Fit dengan harga yang relatif murah, lantas ia pun ingin membangun motor kustom yang fungsional serta nyaman untuk penggunaan harian.
Baca juga: NJoy76 Sulap Honda CB150X Jadi Club Style
"Jadi sebenarnya tidak se-ekstrem Honda Supra Fit 100 'Greedy' yang sekarang," kata Radite kepada Gaspol 52 Tribun Jogja.
"Sebelum proses pembuatan motor, saya yang bekerja sebagai desainer motor mendesainnya dalam bentuk 3D, nah dalam proses tersebut konsepnya justru berkembang lebih kacau dari yang semula bagian mesin dicat warna hitam saja agar tidak terlalu repot ketika digunakan harian, justru dalam proses 3D keasyikan sendiri dan berkembang jauh konsepnya dengan sentuhan chrome, penggantian desain jok, knalpot, stang, dll," tambahnya.
Dari semula yang sekadar ingin memiliki motor kustom yang simpel, Radite menumpahkan seluruh ide liarnya dalam desain 3D yakni mencampurkan 3 konsep sekaligus, streetcub, bosozoku dan sedikit sentuhan aksen ala chopper.
Sedangkan untuk tema painting dan finishing, Radite mencoba untuk mengambil style hotrod.
"Dengan banyaknya ide atau konsep yang diaplikasikan di satu motor ini akhirnya dipilihkan nama 'Greedy' atau yang artinya rakus, kebetulan juga judul lagu dari band all time favorite saya 'Fear, and Loathing in Las Vegas'," jelas Radite.
Seusai desain disepakati, Radite mempercayakan sepenuhnya proses pengerjaan motor di bengkel sang ayah yang berlokasi di Karangtempel, Semarang, Jawa Tengah.
Untuk rangka, Honda Supra Fit 100 'Greedy' menggunakan frame Honda S90 namun perlu dilakukan penyesuaian sedikit agar mesin Supra bisa menyatu sempurna.
"Saya berusaha memanfaatkan part-part yang suda ada, kemudian saya kembangkan. Nah dari frame Honda S90 yang nggak terlalu langka, tapi berusaha saya buat berbeda dan unik tampilannya," kata dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Honda-Supra-Fit-100-Greedy-Kolaborasi-Bapak-dan-Anak-Padukan-StreetCub-Bosozoku-dan-Chopper.jpg)