Generali Indonesia Bayarkan Klaim Senilai Rp5,5 Miliar di DIY 

Chief Marketing Officer Generali Indonesia, Vivin Arbianti Gautama mengatakan pihaknya juga membayarkan klaim di wilayah DIY. 

Dok. Istimewa
Peserta Friendship Run 5K Yogyakarta menikmati fasilitas cek kesehatan gratis dari Generali Indonesia di Benteng Vredeburg, Minggu (09/07/2023) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Perusahaan asuransi PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali Indonesia) telah membayarkan total klaim senilai Rp528,3 miliar. 

Dan lebih dari 121.000 kasus klaim yang telah ditangani Generali Indonesia untuk periode Januari hingga Juni 2023.

Chief Marketing Officer Generali Indonesia, Vivin Arbianti Gautama mengatakan pihaknya juga membayarkan klaim di wilayah DIY. 

"Di Provinsi DI Yogyakarta sendiri, Generali Indonesia telah membayarkan klaim senilai Rp 5,5 miliar untuk lebih dari 300 kasus klaim untuk periode Januari – Mei 2023," katanya, Minggu (09/07/2023). 

Ia melanjutkan proteksi kesehatan saat ini semakin dibutuhkan.

Hal itu karena diprediksi ada kenaikan biaya medis di Indonesia.

Bahkan, kenaikannya diprediksi mencapai 13,6 persen tahun ini. 

Saat ini semua orang membutuhkan asuransi. Terlebih individu yang memiliki tanggungan.

Tanggungan bukan hanya keluarga, karena ada juga yang mungkin belum menikah dan memiliki anak.

Utang juga merupakan tanggunan finansial yang harus diperhitungkan, sehingga utang tersebut tidak membebani keluarga jika risiko terjadi.

"Dengan memiliki asuransi, paling tidak ada perlindungan finansial jika terjadi risiko,"terangnya.

Guna memudahkan masyarakat untuk mengakses layanan proteksi, Generali Indonesia melakukan digitalisasi layanan. Sehingga masyarakat bisa mengajukan pendaftaran hingga klaim melalui layanan digital. (*) 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved