Dugaan Skandal Mesum Mahasiswa KKN UGM

Kabar Viral Mahasiswa KKN Dinarasikan Tertangkap Basah Mesum di Rumah Kades

Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) dinarasikan melakukan tindakan yang tidak senonoh di daerah yang menjadi lokasi Kuliah Kerja Nyata (KKN).

|
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
IST
Potongan pembicaraan Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) dinarasikan melakukan tindakan yang tidak senonoh di daerah yang menjadi lokasi Kuliah Kerja Nyata (KKN). 

Tribunjogja.com Purworejo - Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) dinarasikan melakukan tindakan yang tidak senonoh di daerah yang menjadi lokasi Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Kabar dugaan tindakan mesum mahasiswa di lokasi KKN itupun viral di media sosial Twitter.

Berdasarkan penelusuran tim Tribun Jogja, pada narasi yang beredar, dugaan tindakan mesum mahasiswa tersebut dipergoki oleh istri kades setempat.

Apa yang sebenarnya terjadi berdasarkan keterangan kepala desa setempat?

Berikut adalah hasil penelusuran tim Tribunjogja.com :

Kades Pucungroto, Eddy Widodo, saat ditemui di rumahnya, Senin (3/7/2023).
Kades Pucungroto, Eddy Widodo, saat ditemui di rumahnya, Senin (3/7/2023). (TRIBUNJOGJA.COM/Dewi Rukmini)

Setelah viral di twitter tim Tribunjogja.com meminta keterangan dari UGM.

Kepala Bagian Humas dan Protokol UGM, Dina W. Kariodimedjo mengatakan, Direktorat Pengabdian Kepada Masyarakat (DPKM) UGM sebagai pengelola KKN UGM bergerak cepat menanggapi peristiwa adanya dugaan kejadian khusus di lokasi KKN.

Langkah pertama adalah mencari lokasi dimana kejadian itu terjadi.

Sebab pada Jumat (23/6/2023), UGM menerjunkan 7.079 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) dari 19 fakultas untuk mengabdi di 31 provinsi, 97 kabupaten, 204 kecamatan, dan lebih dari 400 desa di penjuru Indonesia.

Hasil penelusuran tim Tribunjogja.com, lokasi KKN mahasiswa UGM itu berada di Desa Pucungroto, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Kepala Desa Pucungroto, Eddy Widodo dan istri, Siti Maisaroh mengatakan hal tersebut tidak benar dan tidak separah yang diceritakan di media sosial.

“Saya prihatin sekali kok seperti ini. Kami kasihan, di sini mereka nyaman aja, program kerja (proker) juga berjalan bagus. Tidak ada yang namanya aktivitas seksual, cuma duduk-duduk,” kata Eddy ditemui di rumahnya, Senin (3/7/2023).

Siti juga menampik dirinya merekam tindakan dan menangkap basah kedua mahasiswa tersebut.

“Wah, enggak, gak kober kulo. Wong kulo sibuk masak, ngarit ting alas (ngarit di hutan). Mengada-ada itu, terlalu dibesar-besarkan,” ujarnya sambil tertawa.

Siti membenarkan apa yang dikatakan suaminya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved