Wagner

Pernyataan Vladimir Putin soal Pemberontakan Wagner

Menurut Putin, Wagner diberi 86,262 miliar rubel ($1 miliar) dari Mei 2022 hingga Mei 2023 saja untuk gaji dan bonus

Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
Dmitry AZAROV / SPUTNIK / AFP
Presiden Vladimir Putin 

TRIBUNJOGJA.COM - Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, anggota kelompok tentara bayaran Wagner sepenuhnya didanai oleh negara.

Menurut Putin, Wagner diberi 86,262 miliar rubel ($1 miliar) dari Mei 2022 hingga Mei 2023 saja untuk gaji dan bonus, yang berasal dari kementerian pertahanan dan anggaran negara.

Sebagai informasi, pemberontakan tentara swasta yang terjadi pada hari Sabtu lalu, sempat mengguncang Rusia.

Pemimpinnya, Yevgeny Prigozhin, tiba di Belarus pada Selasa setelah setuju meninggalkan Rusia.

Kedatangannya dikonfirmasi oleh pemimpin Belarusia Alexander Lukashenko.

T-shirt bergambar kelompok tentara bayaran swasta Wagner terlihat di sebuah toko suvenir di jalan pusat kota Arbat di Moskow pada 12 Mei 2023.
T-shirt bergambar kelompok tentara bayaran swasta Wagner terlihat di sebuah toko suvenir di jalan pusat kota Arbat di Moskow pada 12 Mei 2023. (Alexander NEMENOV / AFP)

Sebelumnya, sebuah jet pribadi yang terhubung dengan Prigozhin terlacak mendarat di Minsk, ibu kota Belarusia.

Pada hari Sabtu, pasukan tentara bayaran yang dipimpin oleh bos Wagner Yevgeny

mengambil alih kota Rostov-on-Don di Rusia selatan, berbaris di Moskow dan menembak jatuh helikopter militer Rusia dan sebuah pesawat dalam perjalanan mereka.

Pemberontakan mereka kemudian dibatalkan setelah kesepakatan dicapai dengan bantuan Tuan Lukashenko.

Pihak berwenang Rusia mengatakan Wagner akan dilucuti tetapi anggotanya akan lolos dari tuntutan atas pemberontakannya yang tidak akan bertahan.

"Kami selalu memperlakukan para pejuang dan komandan dari kelompok ini dengan sangat hormat, karena mereka benar-benar menunjukkan keberanian dan kepahlawanan," kata Putin.

Dia mengatakan pihak berwenang akan melihat bagaimana uang yang dibayarkan kepada Wagner dan pemimpinnya dibelanjakan.

Persiapan sedang dilakukan bagi kelompok itu untuk menyerahkan senjata dan peralatan beratnya kepada tentara Rusia, kata kementerian pertahanan.

Tuduhan pidana juga dijatuhkan terhadap mereka yang mengambil bagian dalam pemberontakan, menurut dinas keamanan FSB.

Anggota Wagner menghadapi tuntutan atas pemberontakan bersenjata, tetapi kasus tersebut telah ditutup karena para pemberontak tidak benar-benar melakukan kejahatan, menurut FSB.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved