BSI Kumpulkan Lebih dari 5.000 Sampah Plastik saat Gelaran Jogja Marathon 2023

BSI berkomitmen dan ikhtiar untuk bersama-sama bisa mengurangi jumlah sampah plastik di Indonesia.

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA/Istimewa
Nasabah BSI memasukkan sampah botol plastik ke reverse vending machine sampah plastik yang juga ditempatkan di Kantor Cabang BSI Yogyakarta Sudirman 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mengumpulkan 5.056 sampah botol plastik dalam perhelatan lari yang diselenggarakan Sabtu dan Minggu (17-18/6/2023).

Perhelatan pertama merupakan acara green-friendly running yang diselenggarakan, Sabtu (17/6/2023) di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Kantor BSI Cabang Yogyakarta Sudirman.

Sementara, perhelatan lari kedua adalah Mandiri Jogja Marathon 2023 di kawasan Candi Prambanan pada Minggu (18/6/2023).

Program ini merupakan kerja sama BSI dengan Plasticpay dimana masyarakat bisa berpartisipasi dengan cara menukarkan botol plastik dengan saldo tabungan.

Transaksi tersebut dilakukan melalui BSI Mobile, yang mana masyarakat bisa langsung membuka rekening BSI untuk dapat melakukan transaksi tersebut.

Khusus di ajang Mandiri Jogja Marathon 2023, reverse vending machine sampah plastik tersebut ditempatkan di 3 titik, yaitu Kantor BSI KC Sudirman, Pendopo Royal Ambarrukmo dan Area Candi Prambanan hingga 18 Juni 2023.

Untuk nasabah BSI, yang menukarkan botol di Mesin RVM BSI akan mendapatkan 1.000  point/botol untuk 100 botol pertama/hari, yang bisa dikonversikan ke rekening BSI.

Sedangkan, botol plastik berikutnya akan dihargai Rp 56. Sementara untuk non nasabah akan mendapatkan Rp 56/botol.

Corporate Secretary PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI), Gunawan Arif Hartoyo mengatakan melalui ajang Mandiri Jogja Marathon 2023, BSI mengajak semua pihak untuk semakin peduli pada lingkungan, dimana salah satunya adalah mengurangi sampah plastik.

"Alhamdulillah, program ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat sehingga kami berhasil mengumpulkan 5,056 botol sampah plastik atau setara dengan 80.26kg botol plastik. Dengan ini, kami ikut berpartisipasi untuk mengurangi 348.392 gram emisi jejak karbon dan menyelamatkan 1,27 meter persegi lahan,” kata Gunawan, Senin (19/06/2023).

BSI memasang 50 titik Reverse Vending Machine di tahun 2022-2023 dengan target  pengurangan jejak karbon sebesar 21 ton karbon dioksida.

Dikatakan Gunawan, BSI berkomitmen dan ikhtiar untuk bersama-sama bisa mengurangi jumlah sampah plastik di Indonesia.

Apalagi sampah plastik merupakan salah satu jenis sampah yang sulit terurai bahkan membutuhkan waktu 50-100 tahun sampai benar-benar terurai.
 
“Ke depan, perseroan akan terus mendukung dan berpartisipasi dalam usaha-usaha pemerintah mewujudkan target zero waste, zero emission di tahun 2030,” terangnya.

BSI berupaya mewujudkan program ekonomi hijau guna menjaga ekonomi berkelanjutan yang pro People, Planet, dan Profit (3P).

“Kami berharap, kehadiran BSI akan memberikan manfaat tidak hanya untuk kemajuan ekonomi, tetapi juga untuk masyarakat dan alam sekitar,” pungkas Gunawan. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved