Berita Sleman Hari Ini
Relawan Lingkungan Aksi Nyata Bersihkan Sampah di TPS Liar di Ringroad Sleman
Bagi sebagian orang, budaya membuang sampah pada tempat yang telah disediakan, hanya sebatas slogan. Masih banyak orang yang membuang sampah sembarang
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Bagi sebagian orang, budaya membuang sampah pada tempat yang telah disediakan, hanya sebatas slogan. Masih banyak orang yang membuang sampah sembarangan.
Buktinya, tumpukan sampah yang didominasi oleh sampah plastik sisa limbah rumah tangga banyak ditemukan di pinggir jalan, terutama di sepanjang Ringroad di Kabupaten Sleman.
Segenap relawan lingkungan bersama Dinas terkait bahu membahu berupaya membersihkan tempat pembuangan sampah (TPS) liar tersebut.
Baca juga: Forpi Kota Yogyakarta Ingatkan Sekolah agar Tidak Gelar Wisuda yang Membebani Orangtua Siswa
"Kami bergerak mencoba memberikan gerakan kecil yang dapat menginspirasi masyarakat banyak agar benar-benar peduli terhadap lingkungan, salah satunya pada permasalahan sampah plastik. Dengan aksi ini masyarakat yang lewat, secara tidak langsung menyadari, oh ternyata ada kelompok masyarakat yang peduli terhadap lingkungan. Dan harapannya itu dapat memberi efek domino kepada masyarakat yang lain," kata Yani Priyatmoko, koordinator relawan lingkungan Perisai Bumi, saat membersihkan sampah di TPS liar di seputar Flyover Jombor Sleman, Sabtu (17/6/2023).
Gerakan bersih sampai liar memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini diikuti sejumlah elemen masyarakat. Mulai dari Tani Remen Berbudaya (TRB); Orang Muda Katolik (OMK); Persada; Bank Sampah Apel; maupun Perkumpulan Mahasiswa Gavarta dari Manggarai.
Didukung dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sleman yang menyediakan peralatan dan armada angkut sampah. Mereka mengambil sampah plastik yang berserakan dan menumpuk di pinggir jalan. Sampah liar yang dikumpulkan itu langsung dipilah.
Sebelum dibersihkan, sampah disemprot menggunakan cairan khusus untuk menghilangkan bau tidak sedap.
Selanjutnya, sampai plastik seperti botol bekas air mineral dimasukkan dalam wadah terpisah dengan wadah sampah plastik sisa bungkus makanan ataupun plastik limbah rumah tangga lainnya.
Sampah yang telah terkumpul diangkut menggunakan armada truk dari DLH Kabupaten Sleman untuk dibawa langsung ke TPST Piyungan. Sedangkan sampah yang memiliki nilai guna dibawa ke Bank Sampah.
Di lokasi yang sudah dibersihkan juga dipasang spanduk imbauan untuk membuang sampah pada tempatnya.
"Salah satu harapan kami kedepan, menjadikan Sleman seperti rumah sendiri. Ketika berbicara rumah sendiri maka harapannya kepedulian akan lingkungan benar-benar luar biasa. Tidak hanya berupa slogan, tapi ada aksi nyata," katanya.
Priyatmoko mengungkapkan, gerakan membersihkan sampah di TPS liar di sepanjang Ringroad ini merupakan aksi lanjutan.
Aksi serupa sebelumnya pernah dilakukan Perisai Bumi bersama komunitas relawan lingkungan lainnya pada bulan Februari lalu.
Saat itu membersihkan tumpukan sampah liar dari Maguwoharjo hingga simpang empat Kentungan.
Aksi kali ini melanjutkan pembersihan TPS liar dimulai dari simpang empat Kentungan ke barat hingga Flyover Jombor.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/bersama-Dinas-Lingkungan-Hidup-Sleman-membersihkan-sampah.jpg)