Berita Sleman Hari Ini

Pemkab Sleman Kembangkan 242 Hektar Lahan Kedelai Tahun Ini

Paket bantuan untuk perluasan tanam kedelai ini diberikan kepada kelompok tani berupa benih kedelai Anjasmoro 50 kilogram per hektar.

Tayang:
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
Dokumentasi Pemkab Sleman
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo dalam kegiatan gerakan tanam kedelai di bulak kelompok tani Sido Mulyo, Ketandan, Madurejo, Prambanan, Jumat (16/6/2023). 

Kemudian pupuk NPK 50 kg per hektar; pupuk hayati 3 liter per hektar; bio pestisida 1 liter per hektar dengan total bantuan yang diberikan kepada petani kedelai di Kabupaten Sleman senilai Rp. 431.970.000. 

"Dengan rata-rata produksi kedelai sebesar 1,6 - 2 ton hektar selama ini maka diharapkan dari luas tanam 242 hektar diperoleh hasil sebesar 387 sampai 484 ton," kata Suparmono.

Ia menghitung, jika harga kedelai saat ini diharga Rp 9.800/ kg maka total nilai jual setelah panen bisa mencapai Rp 3,7 miliar - Rp 4,7 miliar.

Penanaman kedelai di Bulak Ketandan, Madurejo, Prambanan dilakukan melalui metode ditugal tanpa didahului dengan olah tanah.

Benih kedelai ditanam pada bekas rumpun tanaman padi dengan harapan kondisi tanahnya masih lembab dan cocok untuk pertumbuhan tanaman kedelai .

Baca juga: Pemkab Sleman Targetkan Tanam Kedelai 300 Hektare Pada Tahun 2023

Apalagi lapuknya batang padi bisa menjadi tambahan bahan organik yang sangat dibutuhkan tanaman kedelai

Kegiatan gerakan tanam kedelai tersebut turut dihadiri Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo.

Kemudian Direktur Fasilitas Riset dan Rehabilitasi Pendidikan LPDP, Wisnu Sardjono; Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY, Sugeng Purwanto dan Wakil Rektor UGM Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha, dan Kerja, Ignatius Susatyo Wijoyo. 

Bupati Kustini mengatakan, pertanian memiliki peranan yang penting dan strategis dalam pembangunan daerah di Kabupaten Sleman.

Sebab itu, diperlukan pelbagai upaya untuk mendukung dan menjaga ketahanan pangan, satu di antaranya komoditas kedelai.

Pemerintah Kabupaten Sleman menurut dia mendukung pengembangan komoditas kedelai dengan melibatkan ahli-ahli pertanian dan perguruan tinggi di Sleman

"Pengembangan komoditas kedelai hendaknya dilakukan secara multiple helix sehingga diharapkan produktivitas kedelai dalam negeri meningkat dan mengurangi impor kedelai sehingga petani kita sejahtera," harapnya.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved