Berita Sleman Hari Ini
Pemkab Sleman Targetkan Tanam Kedelai 300 Hektare Pada Tahun 2023
Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) Sleman menargetkan luas tanam kedelai pada musim tanam tahun ini seluas 300 hektare.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) Sleman menargetkan luas tanam kedelai pada musim tanam tahun ini seluas 300 hektare.
Jumlah tersebut meningkat 6 kali lipat dibanding tahun lalu yang hanya di angka 50 hektar.
"Kedelai tahun ini kami menargetkan 300 hektare. (Luasnya) sudah 6 kali lipat dibanding tahun lalu. Tahun lalu kami hanya 50 hektare. Semoga bisa tercapai target 300 hektare," kata Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan, Kabupaten Sleman, Ir Suparmono, Senin (30/1/2023).
Baca juga: Polisi Makin Gencar Gelar Operasi Knalpot Brong di Sleman
Program tanam kedelai ini bekerjasama dengan Kementerian Pertanian.
Nantinya, para petani akan dibantu untuk sarana produksi.
Suparmono mengatakan, sejauh ini calon petani dan calon lokasi (CPCL) lahan yang akan ditanami kedelai jenis lokal ini sudah disiapkan.
Sebaran lahan paling luas ada di Prambanan. Kemudian di Godean, Seyegan maupun Gamping dengan luasan lahan relatif sedikit di kisaran 10-15 hektare.
Penanaman kedelai lokal ini menurut dia sangat penting.
Sebab, Indonesia masih sangat ketergantungan kedelai impor untuk produksi tahu, tempe maupun susu kedelai.
Baca juga: Gerakan Sosial Tunjuk Tangan Renovasi Bangunan Sekolah di Yogyakarta
Karena itu, produksi kedelai di pertanian dalam negeri terus digenjot meskipun tidak mudah.
"Kita bersaing dengan kedelai impor karena harganya terkadang lebih murah. Itu tantangannya. Setiap tahun akan kita dorong (tanam kedelai lokal). Semoga harganya lebih bagus. Kalau pasarnya kan pasti ada. Tapi harganya yang belum tentu," ujar Suparmono. (rif)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Ir-Suparmono-30123.jpg)