Harga Bawang Merah di DIY Mengalami Kenaikan, Saat Ini Dijual Rp 38.250 Per Kg
harga bawang merah pada awal Juni ini sudah mengalami kenaikan sebesar Rp 1000 per kilogram.
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY mewaspadai kenaikan harga bawang merah jelang perayaan Iduladha 2023 ini.
Harga komoditi ini, biasanya mengalami kenaikan saat mendekati Iduladha seperti yang terjadi pada tahun sebelumnya.
Bahkan harga bawang merah ini sudah mengalami kenaikan sejak beberapa waktu yang lalu.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY, Syam Arjayanti, mengatakan harga bawang merah pada awal Juni ini sudah mengalami kenaikan sebesar Rp 1000 per kilogram.
"Yang perlu diwaspadai itu kenaikan harga komoditas bawang merah. Karena, komoditas itu sempat terjadi kenaikan harga sebesar Rp1.000 per kilogram. Tapi, komoditas yang lain justru mengalami penurunan," kata Syam kepada Tribunjogja.com, Minggu (11/6/2023).
Berdasarkan catatan data perkembangan harga rata-rata beberapa bahan pokok pangan di DIY, harga bawang merah pada Selasa (6/6/2023) masih stabil diharga Rp37.250 per kilogram.
Akan tetapi, pada Rabu (7/6/2023), harga komoditas bawang merah mulai meningkat menjadi Rp37.759 per kilogram dan pada Kamis (8/6/2023), harga komoditas bawang merah kembali naik menjadi Rp38.250 per kilogram.
Baca juga: DPKH Gunungkidul Sebut Kasus LSD Melandai, Stok Hewan Kurban
"Kemudian, kalau kita perhatikan, menjelang Iduladha 2023 ini sejumlah harga komoditas di DIY cukup stabil dibandingkan tahun lalu. Tahun lalu itu memang sempat ada beberapa harga komoditas yang mengalami kenaikan. Ada minyak goreng, kemudian cabai dan bawang merah yang harganya naik," urai dia.
"Tapi, sejumlah harga yang mengalami kenaikan pada Iduladha tahun lalu itu, tidak bisa menjadi acuan untuk diprediksi mengalami kenaikan harga komoditas pada Iduladha 2023," imbuh Syam.
Kendati demikian, berdasarkan kondisi yang sedang berlangsung saat ini, ia mengatakan bahwa komoditas bawang merah masih berpotensi mengalami kenaikan harga.
"Itu kemungkinan ya. Karena, komoditas bawang merah itu kan berkaitan dengan permintaan pasar," tuturnya.
"Justru biasanya, menjalang Iduladha itu yang mengalami kenaikan harga adalah terkait hewan kurban. Ada kambing hidup atau sapi hidup yang biasa mengalami kenaikan harga saat Iduladha. Karena itu menjadi kebutuhan pokok saat Iduladha," tutup Syam.(Nei)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Penjual-bawang-merah-di-Pasar-Beringharjo-Endang-Mujiwati-56.jpg)