Berita Bantul Hari Ini
1 Warga Parangtritis Bantul Dikeroyok Oknum Suporter Bola, Terluka dan Mendapatkan Belasan Jahitan
Seorang warga Padukuhan Mancingan, Parangtritis, Bantul yakni Ali Susanto (48) menjadi korban pengeroyokan oleh oknum suporter bola pada Minggu (28/5/
Penulis: Santo Ari | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Seorang warga Padukuhan Mancingan, Parangtritis, Bantul yakni Ali Susanto (48) menjadi korban pengeroyokan oleh oknum suporter bola pada Minggu (28/5/2023).
Korban yang juga anggota perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) menderita luka sayatan di kepala dan tangan dengan total belasan jahitan.
Atas kejadian tersebut, ratusan anggota PSHT datang ke Polres Bantul untuk memberikan laporan polisi pada Senin (29/5/2023).
Baca juga: Alasan Pelaku Persetubuhan 17 Anak di Sleman Merekam Aksinya dengan Handphone
Perwakilan dari PSHT Hariyadi mengatakan, peristiwa penyerangan tersebut terjadi di sebuah vila di Parangtritis.
Dalam laporan polisinya, dijelaskan bahwa pada Minggu (28/5/2023) sekitar pukul 02.00 beberapa oknum suporter bola tengah menggelar sebuah acara musik di sebuah villa yang ada di wilayah Parangtritis.
Namun karena melebihi jam malam, acara tersebut pun diingatkan oleh warga untuk menghentikan acara tersebut.
Peristiwa penyerangan itu disebabkan karena kesalahpahaman.
Saat itu korban mengingatkan para oknum suporter bola untuk tidak menyalakan musik dengan volume berlebih.
“Namun karena diduga merasa tersinggung, beberapa oknum suporter bola pun melakukan pengeroyokan pada Ali,” terangnya.
Akibatnya Ali menderita luka sayatan benda tajam pada bagian kepala dengan penanganan sembilan jahitan.
Serta luka pada bagian tangan sebanyak 16 jahitan.
Melihat salah satu anggota PSHT menjadi korban penyerangan, ratusan anggota lainnya pun mendatangi Polres Bantul.
Selain untuk memberikan laporan polisi, mereka juga berharap agar Polres Bantul dapat cepat menangkap pelaku.
"Korban merupakan warga situ (Parangtritis) dan anggota PSHT, kami mendorong pihak kepolisian untuk secepatnya menangkap pelaku," imbuhnya.
Sementara itu, Kapolres Bantul AKBP Ihsan menyatakan bahwa pihaknya telah menerima aspirasi dari kelompok PSHT.
Dirinya pun memastikan bahwa kepolisian telah melakukan penyelidikan terhadap para pelaku penyerangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/PSHT-datangi-Polres-Bantul-Senin-2952023.jpg)