SD Muhammadiyah Ngluwar Magelang Jadi Sasaran Aksi Vandalisme Bermuatan SARA

Pantauan Tribunjogja.com di lokasi, bangunan yang dicoret-coret terletak pada tembok pagar bagian depan sekolah.

Tribun Jogja/Nanda Sagita Ginting
Guru SD Muhammadiyah Ngluwar Magelang menunjukkan tembok pagar yang menjadi sasaran aksi vandalisme, Kamis (25/5/2023) 

Kejadian ini juga dilaporkan ke Pimpinan Daerah dan Cabang Muhammadiyah di Kabupaten Magelang.

Ia menuturkan, reaksi dari organisasi otonom tingkat wilayah itu menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut ke pihak berwajib.

"Ya, itu tanggapannya pemuda Muhammadiyah sudah tanya juga. Karena sudah dilimpahkan ke Polsek, tinggal tunggu saja. Mereka menunggu laporan kami, kalau ada apa-apa dan perkembangan minta diberi tahu,"tuturnya.

Sejauh ini, menurut dia, SD Muhammadiyah Ngluwar tidak pernah berkonflik dengan sekolah atau organisasi lain.

"Dan aksi vandalisme yang mengarah ke SARA ini, baru pertama kali terjadi,"paparnya.

Kepala SD Muhammadiyah Ngluwar, Isnaeni, menuturkan atas pihaknya menyerahkan penanganan kejadian ini secara keseluruhan kepada yayasan Muhammadiyah dan penegak hukum.

"Kami sudah melaporkan, sekolah sudah mengambil langkah-langkah itu. Dan kami serahkan ke yayasan dan pihak berwajib,"terangnya.

Diakuinya pula, sejauh ini aktivitas belajar dan mengajar di sekolah yang diampunya tetap berjalan normal seperti biasa.

"Tidak menganggu, tetap seperti biasa,"ujarnya.

Terpisah, Kapolresta Magelang Kombes Pol Ruruh Wicaksono membenarkan adanya laporan aksi vandalisme di SD Muhammadiyah Ngluwar tersebut.

"Sudah dilaporkan ke kepolisian, saat ini masih dalam penyelidikan. Sudah ada lima orang saksi yang dimintai keterangan,"urainya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved