Dukun Maut di Banjarnegara

Kuwat Santosa, Korban Dukun Pengganda Uang Banjarnegara Pergi Tanpa Pamit Sejak 5 Tahun Silam

Ato Nuryanto keponakan korban dukun pengganda uang di Banjarnegara, mengungkapkan kronologi Kuwat Santosa menjadi korban dukun pengganda uang.

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/Miftahul Huda
Supriyadi ketua RT 04 Malangrejo, saat diwawancara media, Kamis (25/5/2023) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Ato Nuryanto keponakan korban dukun pengganda uang di Banjarnegara, mengungkapkan kronologi Kuwat Santosa menjadi korban dukun pengganda uang.

Sepengetahuannya Kuwat Santosa pergi meninggalkan keluarganya tanpa pamit sejak lima tahun yang lalu.

Ia hilang tanpa kabar sejak hampir 5 tahun yang lalu hingga dikabarkan menjadi korban pembunuhan dukun pengganda uang di Banjarnegara.

"Perginya memang tidak pamit ke keluarga," kata Nuryanto, Kamis (25/5/2023).

Baca juga: Putra Penjaga Makam Dinobatkan Jadi Lulusan Terbaik SMKN Jawa Tengah Kampus Purbalingga

Selama pergi meninggalkan keluarga Kuwat Santosa sulit dihubungi.

Pihak keluarga sempat melacak keberadaan Kuwat Santosa dan berkomunikasi dengan pihak berwenang.

"Kami sempat mencari keberadaannya. Kami juga bertanya ke rekan kerjanya, tetapi tidak tahu," ujarnya.

Pihak keluarga berharap pelaku dihukum berat sesuai dengan perbuatannya.

Kepergian Kuwat Santoso kali ini turut mengiris hati para keluarga dan kerabat.

Supriyadi selaku ketua RT 04 Dusun Malangrejo merasakan hal itu.

Dia yang masih ada hubungan keluarga dengan korban juga berharap pelaku dihukum setimpal.

"Harapannya pelaku dihukum setimpal, korbannya juga banyak kan itu," pungkasnya. (hda)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved