Berita Jogja Hari Ini
Kota Yogya Jadi Percontohan dalam Penyusunan Pedoman Bangunan Ramah Energi
Terdapat 11 kota yang dijadikan sampel untuk proses menciptakan satu pedoman penurunan penggunaan energi dan emisi karbon skala nasional.
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM - Kota Yogya didapuk menjadi salah satu daerah percontohan oleh pemerintah pusat, yang hendak menyusun peta jalan bangunan ramah energi.
Terdapat 11 kota yang dijadikan sampel untuk proses menciptakan satu pedoman penurunan penggunaan energi dan emisi karbon skala nasional.
Program tersebut, digulirkan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Adapun untuk proses pengambilan sampel di beberapa daerah sudah dilaksanakan sejak tahun lalu, di mana Kota Yogyakarta mendapat jatah pada pertengahan bulan ini.
Program Manager Global Building Performance Network (GBPN), Yeni Indra, mengatakan, bangunan yang menjadi sampel untuk disurvei meliputi gedung komersial, perkantoran dan hunian.
Ia pun mengakui, penyusunan pedoman atau peta jalan semacam ini merupakan yang pertama kali di Indonesia.
"Jadi, Kota Yogya termasuk salah satu kota yang kami jadikan sampel. Nanti ada sekitar 60 bangunan yang akan kami survei," urainya, Minggu (7/5/2023).
Dalam proses penjaringan data, pihaknya pun bakal melibatkan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), untuk mengakses data terkait Izin Mendirikan Bangunan (IMB), hingga Sertifikat Laik Fungsi (SLF).
Kemudian, data yang terkumpul itu bakal dikaji dan diketahui kesimpulan akhir sebagai bahan pembuatan peta jalan.
"Kota Yogya dijadikan percontohan karena sudah menerapkan konsep green building dalam persyaratan IMB, entah untuk apartmen, gedung perkantoran, mal, rumah sakit, sekolah dan hotel," cetusnya.
"Selain Kota Yogya, ada juga kota-kota lain, seperti Kota Bandung dan Semarang. Harapan kami, kota lain yang belum menerapkan bisa mencontoh peta jalan yang sedang kami susun ini," imbuh Yeni.
Sementara itu, Analis Kebijakan Ahli Madya DPMPTSP Kota Yogyakarta , Syamsu Effendie, mengungkapkan siap mendukung proses realisasi peta jalan bangunan ramah energi tersebut.
Ia pun memastikan, data-data yang dibutuhkan GBPN untuk analisis dan penelitian telah diberikan pihaknya secara menyeluruh.
"Kami sangat berharap, nantinya akan ada prototipe bangunan yang dikategorikan ramah energi dan emisi karbon untuk percontohan," ungkapnya.
Syamsu pun menyampaikan, sejauh ini, untuk proses pengajuan IMB di Kota Yogyakarta , pihak pemohon harus melengkapi dengan deretan persyaratan yang sangat kompleks.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Kota-Yogya-Jadi-Percontohan-dalam-Penyusunan-Pedoman-Bangunan-Ramah-Energi.jpg)