Berita Kulon Progo Hari Ini

Begini Strategi Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo Hadapi Kemarau Panjang

Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kabupaten Kulon Progo mulai menyiapkan strategi dalam menghadapi fenomena El Nino atau kemarau

Tayang:
Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kulonprogo 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kabupaten Kulon Progo mulai menyiapkan strategi dalam menghadapi fenomena El Nino atau kemarau panjang.  

Sebab, musim kemarau dapat mengganggu musim tanam petani bahkan dapat mengakibatkan gagal panen. 

Mengingat pada 2018 lalu, kekeringan melanda hampir 80 persen wilayah di Kulon Progo

Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kulon Progo, Trenggono Trimulyo mengatakan, pihaknya terus memantau prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk disampaikan kepada petani dalam menentukan jadwal tanam. 

Baca juga: Setelah Sempat Vakum Karena Pandemi, UMY Berangkatkan Umroh 45 Pegawainya

Dalam menghadapi musim kemarau, petani disarankan untuk menanam varietas padi yang lebih tahan di wilayah yang rawan terjadi kekeringan. Seperti padi varietas Situ Bagendit. 

Adapun komoditas lainnya seperti tanaman palawija. 

"Pemilihan jenis tanaman palawija seperti ubi rambat, kedelai dan sayur-sayuran terbukti tahan terhadap cuaca panas," katanya, Sabtu (6/5/2023). 

Selain itu, petani diimbau lebih memperhatikan penggunaan pupuk organik yang banyak. 

Sebab, kemampuan tanah menyimpan air lebih lama dan banyak akan meningkat di tanah yang permukaannya tertutup rapat oleh vegetasi dan memiliki bahan organik tanah yang tinggi. 

Meski jumlahnya terbatas, Dinas Pertanian baik kabupaten atau provinsi juga menyediakan armada alsintan pompa air yang dapat dipinjam pakai oleh kelompok tani. 

Sehingga dapat digunakan untuk lokasi- lokasi yang masih potensial memiliki sumber air.

"Namun terpenting saat ini, percepatan waktu tanam untuk lahan-lahan yang masih produktif selagi ketersediaan air memadai sekarang," ucapnya. (scp)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved