Berita Bisnis Terkini
BI DIY Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi DIY Tumbuh Positif hingga Triwulan II 2023
Pertumbuhan ekonomi DIY sebesar 0,76 persen (qtq) atau secara tahunan tumbuh 5,31persen (yoy).
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pertumbuhan ekonomi DIY Triwulan I 2023 melanjutkan pertumbuhan positif di atas 5 persen.
Berdasarkan hasil rilis BPS, pertumbuhan ekonomi DIY sebesar 0,76 persen (qtq) atau secara tahunan tumbuh 5,31persen (yoy).
Capaian tersebut menjadi pertumbuhan tertinggi se Jawa dan juga lebih tinggi dibandingkan Nasional yang berturut-turut 4,96 persen (yoy) dan 5,03 persen (yoy).
Kepala Perwakilan Bank Indonesia DIY, Budiharto Setyawan memperkirakan pertumbuhan ekonomi DIY masih akan tumbuh positif hingga Triwulan II 2022.
"Dan secara keseluruhan tahun berada pada kisaran 4,6-5,4 persen (yoy)," katanya, Jumat (05/05/2023).
Baca juga: Ekonomi DIY Tumbuh Positif 5,31 Persen Pada Triwulan I 2023, Industri Pariwisata Moncer
Meski begitu, ada beberapa risiko yang perlu diperhatikan.
Beberapa hal yang perlu diwaspadai antara lain, progres pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN), dinamika perekonomian global, serta risiko El-Nino terhadap inflasi dan penurunan produksi pertanian.
"Berkaitan dengan hal tersebut, kolaborasi, inovasi, dan sinergi diantara para pihak perlu terus diperkuat guna menjaga momentum pertumbuhan Ekonomi DIY," lanjutnya.
Sementara itu, Kepala BPS DIY, Herum Fajarwati menjelaskan sumber pertumbuhan ekonomi DIY Triwulan I 2023 secara year on year tertinggi adalah informasi dan komunikasi yaitu 0,81 persen, kemudian akomodasi dan makan minum sebesar 0,74 persen, industri sebesar 0,58 persen, jasa pendidikan sebesar 0,55 persen, dan lainnya 2,63 persen.
"Perekonomian DIY pada Triwulan I 2023 didominasi oleh sektor pertanian dan industri pengolahan, infokom, akomodasi makan-minum, konstruksi, perdagangan dan jasa pendidikan. Sektor-sektor tersebut mencakup 68,7 persen perekonomian DIY, di mana masing-masing sektor memiliki kontribusi lebih dari 8 persen,"jelasnya. ( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/pertumbuhan-ekonomi-di-yogyakarta-tahun-2020-alami-kontraksi-sebesar-269-persen.jpg)