Berita Bantul Hari Ini
Selama Operasi Ketupat Progo 2023 Polres Bantul Mengedepankan Teguran daripada Tilang
Operasi Ketupat telah berakhir pada 1 Mei 2023 sejak dilaksanakan sejak 18 April 2023. Di wilayah Kabupaten Bantul sendiri, Operasi Ketupat Progo 2023
Penulis: Santo Ari | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Operasi Ketupat telah berakhir pada 1 Mei 2023 sejak dilaksanakan sejak 18 April 2023.
Di wilayah Kabupaten Bantul sendiri, Operasi Ketupat Progo 2023 secara umum dinyatakan kondusif, baik dari sisi arus lalu lintas maupun gangguan kamtibmas.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana, mengatakan terkait dengan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) pada pelaksanaan Operasi Ketupat Progo 2023 Polres Bantul, terjadi peningkatan teguran yang cukup signifikan, yakni dari 184 pada tahun 2022 menjadi 5.676 kali di tahun 2023, atau naik 2.984,7 persen dari tahun sebelumnya.
Baca juga: Pasar Beringharjo Kerahkan 53 Petugas untuk Antisipasi Tumpukan Sampah Pasca Libur Lebaran
Untuk tilang, pada operasi tahun 2022 dilakukan sebanyak 123 kali, sementara pada tahun 2023 tidak dilakukan tindakan penilangan.
“Jumlah teguran meningkat, karena di tahun ini tidak ada penilangan. Tetapi personel mengingatkan, secara humanis tentunya,” ujarnya, Selasa (2/5/2023).
“Jenis pelanggaran yang paling banyak terjadi adalah pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm SNI, berkendara dibawah umur dan berboncengan lebih dari satu,” imbuhnya.
Sementara terkait data kecelakaan lalu lintas, selama operasi Ketupat Progo 2023 terjadi 61 kali, terjadi penurunan sebanyak 25 kasus atau 29 % dibandingkan di tahun 2022 yang sebanyak 86 kasus.
Di sisi lain, terkait kasus kejahatan di Kabupaten Bantul selama Operasi Ketupat Progo 2023, tercatat 17 kali. Jumlah itu turun dibanding pada operasi yang sama pada tahun 2022 dimana terjadi 27 kali kasus kejahatan.
“Kasus yang paling banyak terjadi adalah kasus penganiayaan dan pengeroyokan yang terjadi pada malam takbir, terjadi sebanyak 2 kali,” imbuhnya.
Dalam kesempatan itu, Jeffry pun mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi masyarakat di Bantul yang telah berpartisipasi aktif pada momen perayaan Idulfitri 1444 H/2023 M sehingga dapat berjalan dengan baik.
“Dari data hasil operasi, secara umum situasi keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Bantul pada momen perayaan libur lebaran kali ini dapat berjalan dengan baik. Atas nama Pimpinan Polri kami ucapkan terimakasih kepada seluruh elemen masyarakat serta stakeholder yang telah konsisten menjaga situasi ini,” tandasnya.
Masyarakat yang melakukan perjalanan arus mudik dan arus balik pada Lebaran 2023 mengaku puas atas kinerja Polri beserta instansi terkait.
Alasannya karena arus mudik dan arus balik Lebaran 2023 dinilai berjalan lancar.
Penilaian arus mudik dan arus balik Lebaran 2023 lancar disampaikan oleh salah satu artis, Ndaru Ndarboy Genk.
“Arus mudik, arus libur dan arus balik lebaran tahun 2023 ini lebih lancar dan nyaman,” katanya.
Baca juga: PT KAI Daop 6 Yogyakarta Imbau Pelanggan Kereta Api Patuhi Aturan, Ini Penjelasannya
Ndaru menyatakan apresiasi kepada kepolisian, alasannya bahwa kelancaran arus mudik berkat kesiapan aparat Kepolisian.
Ia pun berpesan agar Kepolisian terus meningkatkan performa pelayanan mudik ke depannya.
"Terima kasih, apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran kepolisian khususnya Satlantas Polres Bantul dan Polda DIY lainnya atas kerja sama untuk melancarkan arus mudik, arus liburan dan arus balik tahun 2023 ini, Polri selalu dihati," ucapnya. (nto)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-bantul_20180731_185700.jpg)