Jelang Libur Lebaran 2023, Okupansi Homestay di Magelang Capai 100 Persen
Okupansi di hotel dan homestay di Kabupaten Magelang mengalami kenaikan signifikan pada momen Libur Lebaran 2023.
Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting
TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Tingkat hunian kamar (okupansi) di hotel dan homestay di Kabupaten Magelang mengalami kenaikan signifikan pada momen Libur Lebaran 2023.
Seperti yang dialami Puguh Tri Warsono, pemilik Homestay Anugrah Borobudur di Jalan Badrawati, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang.
Ia mengatakan, sebanyak 15 kamar di homestay miliknya sudah habis dipesan tamu untuk menginap pada H+2 hingga H+6 lebaran.
"Untuk Libur Lebaran kali ini, Alhamdulillah sudah mengalami peningkatan yang luar biasa dibandingkan tahun lalu. Sejauh ini sudah fully booked semuanya, 100 persen," ujarnya saat ditemui di rumahnya pada Selasa (18/4/2023).
Ia melanjutkan, untuk tamu yang tidak kebagian kamar pada periode lebaran, pihaknya pun menawarkan alternatif kamar yang masih kosong milik warga sekitar.
"Makanya, karena kami tergabung dalam kampung homestay, sekitar 70 homestay. Jadi, apabila ada tamu yang ingin memesan kamar akan kami alihkan ke tempat teman yang lain yang di sekitar sini juga,"tuturnya.
Ia mengatakan, sejauh ini kebanyakan tamu yang memesan kamar untuk libur lebaran berasal dari Jakarta, Yogyakarta, dan Semarang, dengan rata-rata lama menginap selama 1 hari.
"Pastinya tamu kebanyakan dari luar kota, dan masih didominasi keluarga,"terangnya.
Meskipun permintaan tinggi, Puguh mengaku tidak menaikkan harga kamar pada momen libur lebaran kali ini
. Harga per kamar tetap dijual sama seperti hari biasa.
"Untuk harganya per kamar mulai dari Rp250 ribu sampai Rp350 ribu per hari, standar harga itu perbedaanya pada luasan kamarnya. Karena ada tamu lebih memilih bentuknya rumahan yang lebih luas, atau ada juga yang memilih bentuk per kamar yang lebih kecil. Kalau itu tergantung,"tuturnya.
Sementara itu, Bupati Magelang, Zaenal Arifin mengatakan pada tahun ini potensi pemudik mengalami peningkatan hampir 48 persen.
Dan yang akan masuk di wilayah Jawa Tengah diperkirakan akan mencapai 4 juta pemudik.
"Tentunya, dengan kondisi ini wilayah Kabupaten Magelang sendiri yang memiliki destinasi wisata prioritas bertaraf internasional yaitu Candi Borobudur. Diperkirakan akan mendapatkan limpahan pengunjung baik domestik maupun mancanegara,"tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Penampakan-homestay-Anugrah-Borobudur-Selasa-1842023.jpg)