Berita Kebakaran
Nenek Sutini Tewas Bersama Cucunya Saat Api Membakar Rumahnya, Ditemukan Berpelukan
Dua orang tewas dalam kebakaran yang melanda sebuah rumah di Dukuh Semroto RT 01/RW 03, Desa Honggosoco, Kecamatan Jekulo, Kudus
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, KUDUS - Dua orang tewas dalam kebakaran yang melanda sebuah rumah di Dukuh Semroto RT 01/RW 03, Desa Honggosoco, Kecamatan Jekulo, Kudus pada Jumat (14/4/2023) malam sekitar pukul 20.00 WIB.
Kedua korban tewas diketahui bernama Sutini (70) dan Anindita Keysa (5).
Korban Sutini ditemukan tewas dengan posisi memeluk cucunya.
Kedua korban tewas dengan kondisi luka bakar di sekujur tubuhnya.
Api yang membakar rumah Nenek Sutini diduga berasal dari lilin.
Sebab, sebelumnya, pada Jumat sore sekitar pukul 17.30 WIB, aliran listrik padam setelah terjadi hujan lebat.
Nenek Sutini kemudian berinisiatif untuk menyalakan lilin agar bisa menerangi kegiatan berbuka puasa di rumahnya.
Namun api dari lilin tersebut menyambar almari plastik yang digunakan oleh korban untuk menaruhnya.
Api yang membesar membuat Sutini tidak bisa keluar dari kamarnya.
Akibatnya Sutini dan cucunya Anindita Keysa (5) terkurung di dalam kamar.
"Beberapa saat kemudian setelah lilin tersebut habis, api membakar lemari plastik yang mengakibatkan lemari plastik tersebut roboh dan api menyambar kasur kapuk serta pintu kamar," ucap Kapolsek Jekulo AKP Lukhar melalui Bhabinkamtibmas Jekulo, Bripka Arifriyanto seperti yang dikutip dari Tribun Muria.
Kedua korban yang terjebak di dalam kamar akhirnya tidak bisa keluar hingga terbakar dan meninggal dunia.
"Nenek Sutini saat ditemukan meninggal dengan posisi memeluk cucunya," tambahnya.
Baca juga: Seharian Gali Tanah Pakai Alat Berat Cari Korban Lain Mbah Slamet, Polisi Belum Temukan Korban Baru
Baca juga: Kronologi Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida Diserang Bom, Baru Mau Pidato, Tiba-tiba Bom Meledak
Diketahui Warga Setelah Tarawih
Kebakaran yang melanda rumah Nenek Sutini diketahui oleh warga setelah salat tarawih.
Warga melihat kepulan asap sudah membumbung dari atas rumah yang ditinggali korban.
Melihat hal tersebut warga langsung berdatangan untuk membuka pintu rumah.
Namun pintu dikunci dari dalam, selanjutnya warga mendobrak pintu belakang.
Setelah pintu terbuka, warga masuk ke dalam rumah dan ternyata kamar sudah terbakar semua dan ada korban yang meninggal dunia.
Kemudian warga berusaha memadamkan api dan selang 30 menit api bisa dipadamkan.
"Menurut keterangan dari anaknya bahwa Sutini kondisi kesehatannya kurang baik, pandangannya kurang jelas dan saat berjalan menggunakan tongkat."
"Karena itu, korban tidak bisa bergerak lincah untuk keluar," jelasnya.
Korban meninggal dunia dengan luka bakar 100 persen dan diperkirakan meninggal akibat kehabisan oksigen karena kepulan asap.
"Korban langsung dimakamkan pada pukul 03.00 WIB Sabtu (15/4/2023) pada saat sahur."
"Masyarakat bergotong royong semaksimal mungkin malam itu dimakamkan," katanya. (*)
KEBAKARAN, Lupa Matikan Tungku Api, Sebuah Rumah di Salam Magelang Hangus Terbakar |
![]() |
---|
KEBAKARAN Rumah di Piyungan Bantul, Sumber Api Berasal dari Tungku Kayu di Dapur |
![]() |
---|
Cerita Sedih Dedy Cahyono Putro, Korban Selamat Kebakaran di Jakal yang Renggut Nyawa 3 Orang |
![]() |
---|
Bus Pariwisata Gunung Harta Terbakar di Pantura, Seluruh Penumpang Selamat Setelah Dibangunkan Kenek |
![]() |
---|
Rumah Warga Tawangmangu Dilalap Si Jago Merah Saat Pemiliknya Tengah Masak Daging Kurban |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.