Berita Kebakaran
Bus Pariwisata Gunung Harta Terbakar di Pantura, Seluruh Penumpang Selamat Setelah Dibangunkan Kenek
Mengetahui bus terbakar, sopir dan kenek bus membangunkan seluruh penumpangnya agar segera turun dari bus.
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, SITUBONDO - Bus pariwisata Gunung Harta nopol DK 7153 GH yang tengah melaju menuju ke Bali tiba-tiba terbakar hebat saat melintas di Jalan Raya Pantura Kabupaten Situbondo, tepatnya di Jalan Raya Desa Mlandingan Wetan, Kecamatan Bungatan, Kamis (1/9/2022) malam.
Sang sopir yang diketahui bernama I Gusti Nyoman Suarta (52), warga BR Dinas Yeh Bakung Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan, Bali baru mengetahui kalau kendaraan yang dikemudikannya terbakar setelah mendengar teriakan warga.
Setelah melihat dari spion, asap tebal sudah mengepul dari bagian mesin di sisi belakang.
Sopir pun langsung menghentikan bus dan berusaha memadamkan api.
Sementara 17 penumpang yang diangkut langsung turun menyelamatkan diri.
Sopir dan kenek kemudian berusaha memadamkan api dengan peralatan sederhana.
Namun usahanya sia-sia, api terlanjut membesar dan membakar seluruh bagian bus.
Api baru benar-benar bisa dijinakan setelah tiga mobil pemadam datang ke lokasi.
Baca juga: Kronologi Kebakaran Rumah di Jakal KM 4,5, Tiga Penghuni Rumah Meninggal Dunia
Petugas pemadam langsung menyemprotkan air untuk memadamkan kobaran api yang sudah membesar.
Dikutip dari Surya.co.id, Kapolsek Bungatan, Iptu Sukamto mengatakan, berdasarkan hasil keterangan pengemudi bus, ia berangkat dari Mangelang Jawa Tengah dengan tujuan Bali.
Namun, kata mantan kanit Laka Polres Situbondo, pada saat bus melintas di jalan Raya Pantura Situbondo, sopir bus mendengar teriakan orang dari pinggir jalan yang dilaluinya.
"Ketika sopir melihat spionnya ada kebulan asap dari belakang bus dan sopir meminggirkan bus ke pinggir jalan raya," ujar Iptu Sukamto kepada SURYA.co.id.
Mengetahui bus terbakar, sopir dan kenek bus membangunkan seluruh penumpangnya agar segera turun dari bus.
"Sebanyak 17 penumpang seluruhnya selamat," kata Iptu Sukamto.
Dijelaskan, bus pariwisata tujuan Bali itu terbakar, diduga terjadi konsleting di bagian mesin. Sehingga tejadi percikan api yang membesar.
Sopir dan para penumpang bus berusaha memadamkan kobaran api yang membakar bagian bus dengan peralatan seadanya.
Akan tetapi usaha para penumpang bus tidak berhasil memadamkan kobaran api yang kian membesar.
"Seluruh badan bus hangus terbakar, dan api baru bisa dipadamkan setelah tiga unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi," pungkasnya. (*)