PWNU DIY Apresiasi Para Sopir Ambulans Atas Dedikasinya Bekerja untuk Kemanusiaan

Selain memastikan pasien harus sampai di rumah sakit tepat waktu, juga harus selamat dari musibah jalanan.

Editor: Agus Wahyu
TRIBUNJOGJA.COM/ISTIMEWA
Para sopir ambulans NU seuai mendapat apresiasi oleh Anggota DPD RI asal Yogykarta Hilmy Muhammad dan Pengurus PWNU DIY di halaman Gedung DPD RI Perwakilan DIY, Kamis (13/4/2023). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Menjadi sopir ambulans memiliki tanggung jawab berat dan penuh risiko. Selain memastikan pasien harus sampai di rumah sakit tepat waktu, juga harus selamat dari musibah jalanan. Meski berisiko, sopir-sopir ambulans NU tetap teguh bekerja untuk kemanusiaan.

Pernyataan ini disampaikan Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DI Yogyakarta, saat silaturahim dan pemberian apresiasi kepada sopir ambulans NU, Kamis (13/4/2023).

"Meski risikonya besar, setiap hari kita melihat ambulans NU berada di jalan nasional maupun jalanan perkotaan. Apalagi pada masa Covid-19 lalu, itu sama halnya menyerahkan jiwa sendiri. Tapi alhamdulillah, tak ada sopir ambulans NU menjadi korban. Oleh sebab itu, kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh sopir dan kru ambulans NU di DIY," ujar pria yang juga hakim Pengadilan Negeri Kota Yogyakarta di kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI.

Kiai Zuhdi juga menyampaikan apresiasi kepada anggota DPD RI Dr H Hilmy Muhammad MA yang menginisiasi acara apresiasi kepada sopir ambulans tersebut. Apresiasi ini menjadi kebanggaan kita bersama.

Sementara pria yang akrab disapa Gus Hilmy tersebut menyatakan, bahwa apresiasi ini sudah semestinya diberikan kepada pejuang kemanusiaan, yakni sopir ambulans NU.

"Kami menghargai tenaga, waktu, dan biaya yang bapak-bapak lakukan untuk kemanusiaan. Setiap hari, bahkan 24 jam, melayani masyarakat tidak kenal lelah, membawa pasien maupun jenazah ke berbagai tempat. Yang dilakukan sebagai driver ambulans ini sangat luar biasa memberikan dampak dan mengharumkan nama baik NU, sehingga kami sangat mengapresiasi atas kerja-kerja kemanusiaan yang telah dilakukan," ucap Senator asal Yogyakarta tersebut.

Hadir pada kesempatan tersebut, perwakilan pengurus paguyuban ambulans NU se-DIY. Andre Rahmat Hidayat menyatakan, bahwa apresiasi seolah sangat diharapkan.

"Terima kasih untuk apresiasi kepada kami, yang selama ini 24 jam berada di jalanan. Kalau ada apresiasi yang demikian, ini lebih dari obat hati buat kami. Terlebih apresiasi ini datang dari sesepuh NU, terkhusus lagi membawa nama besar NU," ujar ketua paguyuban tersebut. (ayu/rls)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved