Advetorial

Bank BPD DIY Fasilitasi Pembayaran Sembako Murah Menggunakan QRIS di Pasar Ramadan Kulon Progo

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo menggelar pasar Ramadan sekaligus operasi pasar di Alun-alun Wates (Alwa). Kegiatan diselenggarakan selama

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/Sri Cahyani Putri Purwaningsih
Kegiatan Pasar Ramadan sekaligus operasi pasar di Alun-alun Wates. Kegiatan digelar selama lima hari terhitung sejak Senin (10/4/2023). Kegiatan diselenggarakan oleh Pemkab Kulon Progo bersinergi dengan Bank BPD DIY. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo menggelar pasar Ramadan sekaligus operasi pasar di Alun-alun Wates (Alwa).

Kegiatan diselenggarakan selama lima hari terhitung sejak Senin (10/4/2023).

Dalam kegiatan tersebut, Bank BPD DIY memfasilitasi masyarakat yang akan membeli sembako murah secara non tunai atau menggunakan QRIS.

Baca juga: Pemkot Yogyakarta Sebut Volume Sampah Berkurang Signifikan Melalui Gerakan Zero Sampah Anorganik

Agar lebih menarik, Bank BPD DIY menyediakan cashback bagi setiap orang sebesar Rp 10.000 dalam sekali transaksi.

"Jadi selain mengedukasi masyarakat dalam bertransaksi non tunai, juga menggerakkan masyarakat bisa berbelanja lebih banyak," kata Nur Afan Dwi Saputro, Pimpinan Bank BPD DIY Cabang Wates saat ditemui usai pembukaan Pasar Ramadan, Senin (10/4/2023).

Kendati demikian, bagi masyarakat yang tidak menggunakan QRIS, pembelian sembako juga bisa dilayani secara tunai. 

Pemkab Kulon Progo menyediakan 5.000 ton paket sembako selama lima hari kegiatan berlangsung. 

Paket sembako berupa 2 liter minyak goreng dan 2 kilogram tepung terigu seharga Rp 32.000.

Dikatakannya, pasar ramadan menjadi programnya Bank BPD DIY di 5 kabupaten/kota di DIY.
Di Kulon Progo, dilakukan di 5 titik. Satu di antaranya di Alun-alun Wates ini.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kulon Progo, Sudarna menyampaikan, selain Pasar Ramadan di Alwa, pihaknya juga menggelar operasi pasar di 48 titik di daerah ini. Dengan tujuan, dapat menstabilkan harga sembako dan mengendalikan inflasi jelang lebaran. 

"Operasi pasar kita adakan di 48 titik tambah disini (Alwa). Setiap kapanewon ada 4 titik," kata Sudarna.

Pemkab Kulon Progo menyediakan 160 ton paket sembako untuk dialokasikan ke sejumlah titik tersebut. 

Pihaknya juga menjalin kerjasama dengan Disperindag DIY untuk kegiatan operasi pasar di daerah ini. 

Penjabat (Pj) Bupati Kulon Progo, Tri Saktiyana memastikan, ketersediaan sembako di wilayahnya mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga lebaran tiba.

"Jelang lebaran dipastikan barang (sembako) tersedia di pasar. Silakan belanja di pasar tradisional, barangnya sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hingga lebaran bahkan pasca lebaran," pungkasnya. (scp)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA
    Komentar

    Berita Terkini

    Berita Populer

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved