Tol Jogja Solo
Kabar Terbaru Pengadaan Lahan Jalan Tol Jogja-Solo Wilayah Sleman
Pengadaan lahan untuk proyek pembangunan Jalan Tol Jogja-Solo terterus berlanjut. UGR Jalan Tol Jogja-Solo dijadwalkan dibayarkan
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
Perbaikan dan pemeliharaan sejumlah ruas jalan di wilayah Kabupaten Purworejo itu, dilakukan untuk mempersiapkan jalur yang menjadi arus mudik dan arus balik pada Lebaran 2023 nanti.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Purworejo, Suranto, mengatakan, dalam prosesnnya ia telah bersinergi dengan pemerintah pusat, provinsi dan unit pelaksana teknis (UPT) penanganan jalan dan irigasi di 5 wilayah Kabupaten Purworejo untuk menyiapkan jalur arus mudik dan balik dalam kondisi aman dilalui penguna jalan.
Penambalan lubang dan pengaspalan ruas jalan dengan campuran aspal panas terus dilakukan untuk sejumlah jalur alternatif yang berpotensi dilewati pemudik manakala ada pengalihan jalur karena kemacetan di jalur utama (Jalan Nasional 3).
Terutama, apabila kemacetan terjadi di wilayah Kecamatan Butuh, Kutoarjo, sampai Purworejo ke arah Yogyakarta. Maka jalur alternatif di sekitar lokasi tersebut, dilakukan pemeliharaan seperti pengaspalan menggunakan campuran aspal panas atau penambalan lubang.
"Harapannya, H-7 sebelum Lebaran kami upayakan pemeliharaan dan penambalan di ruas jalur alternatif yang menjadi arus mudik dan arus balik dapat selesai tepat waktu. Karena pada 19 April 2023 sudah masuk cuti bersama," ucap Suranto keada Tribunjogja.com, Senin (3/4/2023).
Menurutnya, prioritas pemeliharaan jalur alternatif di sisi utara meliputi Jalan Klepu ke arah Pituruh. Kemudian dari arah barat dimulai jalan Desa Brengkol menuju Desa Megulung hingga ke Kecamatan Pituruh.
Lalu, di sisi timur dari Jalan Pituruh-Kemiri prioritas pemeliharaan dilakukan sapu lubang, yang disambung jalan Desa Karangduwur-Winong melewati jalan Seren-Winong sampai di Jalan Provinsi (Ir. H Juanda) menuju Jalan Purworejo-Magelang.
"Selain penanganan jalur-jalur arus mudik dan balik, prioritas pemeliharaan jalan juga kami himbau untuk jalur menuju tempat-tempat wisata. Semisal tempat wisata di Pantai Dewaruci, mulai dari pertigaan Pendowo sampai Jenar dan arah Purwodadi kami lakukan perbaikan jalan. Terus dari Desa Gesing ke arah Jatimalang juga bakal diperbaiki jalannya. Begitu juga dari arah Krendetan menuju Purwodadi dilanjutkan arah Kecamatan Ngompol juga kita lakukan perbaikan," terang Suranto.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa sekitar 81,75 persen jalan di Kabupaten Purworejo dalam kondisi mantap, baik, dan sedang. Berdasarkan kemampuan keuangan daerah, anggaran yang disediakan untuk melakukan pemeliharaan terhadap 81,75 persen jalan tersebut sekitar Rp29-32 miliar.
"Akan tetapi pada pemeliharaan kali ini kami alokasikan sekitar Rp10 miliar. Itu pun kami berupaya semaksimal mungkin agar angka segitu dapat memenuhi seluruh pemeliharaan jalan yang ada," katanya.
"Oleh karena itu, kami selalu tekankan kepada UPT untuk menerjunkan stafnya, apabila menemukan jalan berlubang segera ditindaklanjuti. Walaupun pada kenyataannya dengan dana segitu, tiap UPT hanya bisa menyelesaikan 5-7 ruas jalan yang rusak dari 15-20 usulan kegiatan," tandasnya. (Tribunjogja.com/*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Kabar-Pengadaan-Tanah-Tol-Jogja-Solo-Seksi-III-Penghubung-Tol-Jogja-YIA.jpg)