Berita Kota Yogya Hari Ini
Gerakan Jalan Lurus Peringati Ramadan 2023 dengan Berbagi Takjil di Pusat Kota Yogyakarta
Satu diantaranya dari komunitas Gerakan Jalan Lurus (GJL) yang menginisiasi pembagian takjil bagi warga masyarakat, di kawasan Malioboro dan Titik Nol
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Ramadan menjadi momen bagi semua kalangan, untuk saling berbagi terhadap sesama.
Satu diantaranya dari komunitas Gerakan Jalan Lurus (GJL) yang menginisiasi pembagian takjil bagi warga masyarakat, di kawasan Malioboro dan Titik Nol Kilometer Yogya, Kamis (30/3/2023).
Ketua GJL, Riyanta SH yang juga Anggota Komisi II DPR RI, mengatakan, komunitasnya ini mempunyai anggota dari lintas agama dan latar belakang.
Baca juga: Kusir Andong di Malioboro Mengaku Sepi Penumpang Saat Awal Ramadan 2023
Tetapi, katanya, seluruh anggota memiliki satu tujuan membawa pesan damai dari Yogya untuk Indonesia, salah satunya melalui kegiatan sosial di tengah Ramadan.
"Ini, kan, hal yang sederhana, tapi bisa berarti untuk sesama. Kami ingin mengajak masyarakat untuk selalu kembali ke jalan yang lurus. Kembali mengikuti norma-norma sosial dan aturan agama," urainya.
Dalam kesempatan tersebut, di sela pembagian takjil, para anggota Gerakan Jalan Lurus pun menyempatkan diri untuk saling diskusi, atau bertukar pikiran dengan masyarakat di Titik Nol Kilometer.
Tempat tersebut sengaja dipilih jadi lokasi kegiatan, karena statusnya sebagai pusat aktivitas warga Kota Yogya.
"Karena sasaran kami memang tukang becak, driver ojek online, pedagang asongan, hingga pejalan kaki di seputaran pusat Kota Yogya ini," cetusnya.
"Yogya ini miniatur Indonesia, harus selalu menjadi tanah yang damai, sekaligus bisa menjaga kerukunan antar elemen di dalamnya," imbuh Riyanta.
Sementara koordinator acara, Jaiman, menjelaskan, takjil yang dibagikannya berupa 200 paket nasi, lauk, sayur, buah dan minuman. Takjil gratis tersebut, dibagi-bagikan kepada para driver ojek online, tukang becak, pejalan kaki dan pedagang asongan.
"Kami pilih kegiatan ini, karena ngabuburit dengan berbagi rasa merupakan gerakan yang positif. Tadi itu kami jalan kaki dan berbagi di Malioboro sisi selatan hingga Titik Nol Kilometer," ucapnya. (aka)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Pembagian-paket-takjil-di-kawasan-Titik-Nol-Kilometer-3032023.jpg)