Berita Sleman Hari Ini

Dishub Sleman Mulai Cek Persiapan Jalur Mudik Lebaran 2023

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sleman mulai melakukan persiapan menyambut arus mudik lebaran tahun 2023. Satu di antaranya, dengan melakukan pen

Tayang:
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Sleman 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sleman mulai melakukan persiapan menyambut arus mudik lebaran tahun 2023.

Satu di antaranya, dengan melakukan pengecekan jalan.

Baik jalan utama maupun jalur-jalur yang rencananya akan digunakan sebagai jalur alternatif mudik di Bumi Sembada. 

"Kemarin sudah kita cek jalurnya dengan Satlantas Polresta Sleman. Di Tempel ke timur sama (jalur) yang di kota - kota (Sleman). Kita mengecek. (Hasilnya) lumayan bagus. Dan sedikit ada pekerjaan tapi sebelum H-7 sudah selesai. Seperti pengaspalan di Ringroad kemarin dicek dan dipastikan oke," kata Kepala Bidang Angkutan dan Keselamatan Dinas Perhubungan Sleman, Marjana, Kamis (30/3/2023). 

Baca juga: Pakar Hukum UGM Sebut Influencer Perlu Berhati-hati, Terima Endorse Judi Bisa Dipidana

Menurut dia, jalur utama di Sleman yang kemungkinan banyak dilewati pemudik ada di jalan Jogja - Magelang, Jogja - Solo, dan Jogja- Wates. Jika jalur tersebut padat, ada beberapa jalur alternatif yang telah disiapkan.

Antara lain, ada di wilayah utara  di jalan Tempel - Pakem - Cangkringan lurus hingga ke arah Prambanan.

Sedangkan di barat, bisa melalui Mlati - Balangan - Dekso ke arah Kulon Progo. Bisa juga dari jalan Tempel - Dekso- Balangan, Kulon Progo. 

Di sisi timur, jalur alternatif yang disiapkan adalah jalur Prambanan - Piyungan.

Jalur tersebut bisa diakses bagi pemudik yang menuju arah Gunungkidul maupun hendak ke kota Yogyakarta namun menghindari jalan Solo.

Marjana mengatakan, di setiap jalan utama sudah terpasang rambu petunjuk arah secara permanen.

Tetapi di jalur alternatif ada beberapa titik yang belum ada dan rencananya akan dipasang rambu petunjuk arah pada H-7 mendatang. 

"Di kota (Sleman) seperti Jombor ke timur nanti kita pasang banner rambu petunjuk arah. Sekarang masih persiapan cetak," katanya. 

Selain mengecek persiapan jalur, Marjana mengatakan, pihaknya juga telah memetakan titik rawan kecelakaan dan titik rawan kemacetan.

Menurut dia, titik rawan kemacetan ada dihampir tiap persimpangan jalan utama maupun jalur alternatif di Sleman.

Ia mencontohkan, seperti di persimpangan Jombor ke arah timur maupun ke barat diprediksi bakal padat.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved