Berita Gunungkidul Hari Ini
Pemkab Gunungkidul Dorong Pelaku UMKM Agar Manfaatkan E-Katalog
Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Gunungkidul didorong agar memanfaatkan layanan E-Katalog untuk transaksi jual beli barang dan jasa. Penggunaa
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Gunungkidul didorong agar memanfaatkan layanan E-Katalog untuk transaksi jual beli barang dan jasa.
Penggunaannya dinilai akan memberi banyak dampak positif.
Tomy Darlinanto dari Bagian Pengadaan Barang dan Jasa, Sekretariat Daerah (Sekda) Gunungkidul, mengatakan E-Katalog bisa dimanfaatkan untuk mengangkat produk lokal.
Baca juga: Sri Sultan HB X Akan Bentuk Badan Khusus untuk Kembangkan Kawasan Aerotropolis YIA
"Produk lokal dari Gunungkidul perlu diangkat agar bisa lebih bersaing," jelas Tomy, Senin (20/03/2023).
Upaya melibatkan pelaku UMKM Gunungkidul pun sudah dilakukan sejak tahun lalu.
Namun, pemahaman mereka akan penggunaannya secara teknis masih jadi kendala.
Tomy mengatakan hingga kini pihaknya masih terus memberikan pendampingan pada para UMKM.
Terutama agar mereka memahami cara penggunaannya.
"Mereka harus adaptif dalam menghadapi perkembangan teknologi, salah satunya dengan memanfaatkan E-Katalog," ujarnya.
Sosialisasi penggunaan E-Katalog digencarkan oleh Ikatan Fungsional Pengadaan Indonesia (IFPI).
Tomy juga merupakan wakil ketua untuk IFPI Dewan Pengurus Wilayah (DPW) DIY.
Penggunaan E-Katalog sendiri sudah dimanfaatkan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul.
Khususnya untuk belanja kegiatan dan program mereka.
"Tapi E-Katalog ini juga bisa dimanfaatkan untuk berbagai sektor bisnis," kata Tomy.
Ketua IFPI DPW DIY, Sustiwati mengatakan situs E-Katalog memiliki kemiripan dengan toko virtual.
E-Katalog dibuat dengan tujuan agar penyerapan anggaran bisa lebih efektif.
Menurutnya, penggunaan E-Katalog juga membuat penyerapan anggaran menjadi lebih transparan dan aman.
Sebab seluruh penggunaan anggaran akan tercatat dan bisa diakses oleh umum.
"Saat ini kami berupaya melibatkan UMKM di E-Katalog sebagai bentuk keberpihakan," kata Sustiwati. (alx)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Sosialisasi-IFPI-DIY.jpg)