Bung Karno Inspiratif, Pantang Menyerah Melawan Penjajahan

Di Gedung Indonesia Menggugat inilah, sosok proklamator RI, Ir Soekarno membacakan pledoi atau pembelaan setelah dirinya dipenjara oleh Belanda

Editor: Yoseph Hary W
Ist/ dok
Eko Suwanto, Ketua Komisi A DPRD DIY, dari Fraksi PDI Perjuangan saat mengunjungi destinasi wisata sejarah di Bandung 

TRIBUNJOGJA.COM - Keberadaan wisata sejarah di Bandung, salah satunya situs bangunan Gedung Indonesia Menggugat menjadi titik penting penanda sejarah perjalanan bangsa Indonesia.

Di Gedung Indonesia Menggugat inilah, sosok proklamator RI, Ir Soekarno membacakan pledoi atau pembelaan setelah dirinya dipenjara oleh pemerintah Belanda. Ia harus mendekam di penjara karena mendirikan organisasi PNI atau Perserikatan Nasional Indonesia.

"Ini jadi bagian cikal bakal negara kita, saksi bisu masih ada, ditahan di sini, mendirikan PNI, bukan status partai, Perserikatan Nasional Indonesia, beliau di rumah Inggit, pemuda pemudi seluruh nusantara, kegiatan beliau dicium pemerintah Belanda," kata Iwan Hadiwijaya, Pranata Humas Ahli Muda Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat.

"Ke Yogyakarta disuruh mengenalkan PNI apa, ini bahayakan pemerintah Belanda, ditangkap bersama Gatot Mangku Praja dan lima orang, lalu dibawa ke Bandung turun ke Cicalengka."

"Di Bancey, jebloskan penjara, di gedung Indonesia Menggugat inilah Soekarno memberikan pembelaan sebelum akhirnya divonis satu tahun, dapat remisi dari Gub De Graaf. Lalu kita semua tahu berikutnya di Batavia ditangkap dan diasingkan ke Ende, lalu ke Bangka Belitung," lanjut Iwan Hadiwijaya.

Iwan Hadiwijaya menambahkan Indonesia Menggugat ditulis di penjara Bancey. Pemerintah Belanda memenjarakan Bung Karno supaya down. Justru dari pernjara Bancey, itulah hasil pemikiran pembelaan di tuliskan.

"Pancasila juga dipikirkan di sini seperti disampaikan dalam pidato tahun 1929, ada lima sila yang dibahas," kata Iwan Hadiwijaya.

Tidak semua orang tahu Gedung Indonesia Menggugat. Padahal di sinilah perjuangan Bung Karno tercatat dalam sejarah.

Pertama, di Bandung inilah tempat kost Bung Karno kala berkuliah di ITB, yaitu di rumah Inggit Garnasih. Dari kost lalu menikah.

Kedua, di ITB kala menempuh pendidikan tinggi teknik.

Ketiga, di Bancey, penjara Soekarno sebelum diadili.

Keempat, di gedung inilah dibacakan Indonesia Menggugat.

"Ini bagian wisata sejarah yang penting untuk melihat kembali perjalanan Soekarno, " kata Iwan Hadiwijaya.

Eko Suwanto, Ketua Komisi A DPRD DIY, dari Fraksi PDI Perjuangan yang mendampingi rombongan media menyebutkan sangat menarik keberadaan destinasi wisata sejarah di Bandung.

Sebelumnya, dalam upaya menghikmati perjalanan sejarah Pancasila sebagai ideologi bangsa, telah dilakukan kunjungan ke Surabaya, di Peneleh, tempat lahirnya Soekarno

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved