Berita Gunungkidul Hari Ini

Sebanyak 4 KK Diungsikan Seusai Longsor di Gedangsari Gunungkidul

Longsor dilaporkan terjadi pada lereng bukit di wilayah Kalurahan Tegalrejo, Gedangsari, Gunungkidul pada Rabu (16/02/2023). Penanganan hingga kini

Tayang:
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Kurniatul Hidayah
Istimewa
Kondisi longsor di Gedangsari, Gunungkidul pada Rabu (16/02/2023). Longsor terjadi sekitar pukul 12.40 WIB. 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Longsor dilaporkan terjadi pada lereng bukit di wilayah Kalurahan Tegalrejo, Gedangsari, Gunungkidul pada Rabu (16/02/2023).

Penanganan hingga kini masih terus diupayakan.

Relawan Kalurahan Tegalrejo, Satiman mengatakan sejumlah warga harus diungsikan untuk mengantisipasi longsor susulan.

Baca juga: Pemilihan Waketum Diulang, Ratu Tisha dan Yunus Nusi Terpilih Jadi Waketum PSSI

"Setidaknya ada 4 Kepala Keluarga (KK) yang diungsikan ke tempat yang lebih aman," katanya melalui telepon.

Menurut Satiman, lokasi longsor jaraknya 300 meter dari Balai Kalurahan Tegalrejo. Ia sendiri saat itu berada di balai.

Saat kejadian, ia mengatakan cuaca sedang cerah alias tidak ada hujan.

Ketika longsor terjadi pun, ia mengaku tidak mendengar suara gemuruh.

"Yang berikutnya kami tahu ada longsor itu," tutur Satiman.

Sejauh ini, dilaporkan belum ada korban dari kejadian ini.

Meski demikian, hingga kini proses pendataan masih terus dilakukan.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Subarno menyampaikan longsor terjadi sekitar pukul 12.30 WIB.

Titik longsor berada di Pedukuhan Tegalrejo.

Baca juga: Pori-pori Tanah Terisi Air yang Sebabkan Jalan di Pedukuhan Kedungmiri Amblas Berulang Kali

"Longsor tersebut memblokir akses jalan setempat, yang merupakan jalan kabupaten," katanya.

Menurut informasi terkini, lereng bukit yang longsor memiliki tinggi 230 meter dan panjang 50 meter. Akses jalan penghubung antar pedukuhan dan kalurahan setempat pun terputus.

Saat ini area longsor sudah disterilkan dari warga. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi jika terjadi longsor susulan.

"Sementara akses jalan harus memutar, lebih jauh 5 kilometer dari akses biasanya," ujar Subarno. (alx)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved