Berita Sleman Hari Ini
Soal Nasib Honorer, Menpan RB: Kami Sedang Mencari Opsi Win-win Solution
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negera dan Reformasi Birokrasi ( Menpan RB ), Abdullah Azwar Anas berbicara soal nasib tenaga honorer di Indonesia
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negera dan Reformasi Birokrasi ( Menpan RB ), Abdullah Azwar Anas berbicara soal nasib tenaga honorer di Indonesia.
Menurut dia, pihaknya saat ini sedang menyiapkan beberapa opsi terbaik setelah bertemu dengan sejumlah pihak.
Antara lain asosiasi Gubernur, Walikota dan Kabupaten se- Indonesia. Termasuk bertemu juga dengan pimpinan Komisi II DPR RI.
Baca juga: Peneliti Ungkap Ada Sesar Mataram di Sleman, BPBD DIY Imbau Masyarakat Tetap Tenang
"Kita sedang carikan opsi yang win-win solution, setelah itu kita akan lapor kepada Presiden. Insya Allah akan ketemu titik tengahnya," kata Anas, saat kunjungan kerja di Kabupaten Sleman untuk mensosialisasikan Reformasi Birokrasi (RB) Tematik, Senin (13/2/2023).
Disinggung apakah honorer tidak akan dihilangkan, Anas mengaku masih mencari titik temunya. Ia kemudian menyarankan agar Pemerintah Daerah (Pemda) merencanakan dengan baik dalam merekrut pegawai Non-ASN dan mulai mendata dengan lebih hati-hati.
"Agar kualitasnya bisa dijaga," kata Anas.
Persoalan tenaga honorer mengemuka setelah Menpan RB saat dijabat Tjahjo Kumolo, resmi mengeluarkan surat edaran untuk menghapus tenaga honorer pada 28 November 2023.
Dalam perjalanannya, Pemerintah masih mencari opsi untuk mencari jalan terbaik.
Baca juga: Pemda DIY Tunda Penutupan Perlintasan KA Bandara Adisutjipto
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sleman Harda Kiswaya mengatakan, soal nasib pegawai honorer pemerintah Kabupaten Sleman masih menunggu keputusan dari Pemerintah Pusat.
Saat ini, menurut dia, Kemenpan RB sedang mencarikan opsi terbaik.
Namun, pada intinya, berdasarkan informasi yang diterima, Tenaga honorer masih bisa bekerja.
"Makanya sejak awal saya sampaikan, di Sleman tidak ada pemutusan hubungan kerja, karena saya yakin gak mungkin pemerintah mau semena-mena langsung diputus. Tapi bentuknya seperti apa, terus nanti sesuai ekspektasi temen-temen atau gak, belum ngerti. Kita menunggu dari pusat," kata dia. (rif)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Menpan-RB-Abdullah-Azwar-Anas-baju-putih-di-Sleman.jpg)