Kabar Tol Jogja-Bandara YIA yang Melintas di Wilayah Sleman, Bantul dan Kulon Progo

Berita Pembangunan Tol Jogja-Bandara YIA proyek nasional Tol Jogja-Bawen dan Tol Jogja Solo.

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
bpjt.pu.go.id
Tol Jogja-Bandara YIA ini nantinya akan melewati tiga kabupaten di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Tidak ada metode khusus dalam konstruksi Tol Jogja Solo yang berada diseksi tiga itu.

Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) DIY Krido Suprayitno menanggapi, pihaknya masih akan membahas jadwal konsultasi publik di tiga kabupaten yang ada di DIY, terutama yang terdampak pada pembangunan tol Yogyakarta-Solo seksi tiga.

Diharapkan pekan depan penjadwalan konsultasi publik bagi warga terdampak tol dapat diselesaikan.

"Mulainya kapan dan sampai kapan nanti menyesuaikan. Yang jelas konsultasi publik ini untuk mengetahui situasi dan perkembangan masyarakat terdampak tol," pungkasnya.

Tol Jogja-Bawen

Pembangunan jalan Tol Jogja-Bawen seksi I (junction Sleman hingga simpang susun Banyurejo) sepanjang 8,8 kilometer sedang dikebut.

Dalam proses pembangunannya, proyek strategis nasional tersebut menimbulkan dampak, satu di antaranya memperparah jalan rusak akibat lalu- lalang truk berat pembawa material.

Jalan-jalan rusak tersebut, kini sedang dikoordinasikan untuk didata agar diperbaiki.

"Ini baru dikoordinasi. Akan dicek di lapangan, yang mana ada dampak kerusakan jalannya. Sedang dipetakan. Kemarin yang parah kan di Banyurejo. Jadi yang menjadi prioritas (perbaikan) di Banyurejo," kata Danindra Ghuasmoro, Pejabat Humas PT Jasamarga Jogja-Bawen (JJB) selaku badan usaha jalan tol, dihubungi Selasa (7/2/2023).

Jalan di Banyurejo yang kondisinya rusak dan sudah diperbaiki pihak tol adalah Jalur Tempel - Dekso.

Menurut Danindra, meskipun kerusakan bukan sepenuhnya akibat truk pembawa material tol namun kontraktor PT Adhi Karya Tbk yang mendapat kepercayaan untuk menangani pekerjaan kontruksi pembangunan jalan Tol Jogja-Bawen seksi 1 berkomitmen untuk memperbaiki apabila ada kerusakan jalan.

Perbaikan jalan di Banyurejo ini dilakukan dengan cara ditambal pada titik- titik yang berlubang.

Penambalan aspal ini dilakukan pada Jumat (3/2).

Danindra mengatakan, sehari sebelum perbaikan dirinya mendapat informasi jalan tersebut rusak parah.

Bahkan warga menanam Pisang. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti ke pihak kontraktor dan langsung ada perbaikan.

"Takutnya kan beresiko, ada kecelakaan. Jadi diperbaiki, demi keselamatan pengendara. (Meskipun) Itu kan juga ada kendaraan (berat) di luar tol. Tapi dari pihak tol berkomitmen memperbaiki, ketika itu ada kerusakan jalan," ujar dia. (Tribunjogja.com/hda/rif)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved