Berita DI Yogyakarta Hari Ini

Isu Penculikan Anak Bermunculan, Disdikpora DIY Minta Sekolah Tingkatkan Kewaspadaan

Dinas pendidikan di tingkat kabupaten/kota diperkenankan untuk membuat Surat Edaran (SE) untuk warga sekolah. 

Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM/ Yuwantoro Winduajie
Kepala Disdikpora DIY Didik Wardaya 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY meminta dinas pendidikan di kabupaten/kota untuk memperketat pengawasan sekolah-sekolah di masing-masing wilayah.

Hal ini menyusul munculnya kasus percobaan penculikan anak di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Kota Yogyakarta dan Kabupaten Sleman.

Kepala Disdikpora DIY, Didik Wardaya mengatakan, dinas pendidikan di tingkat kabupaten/kota diperkenankan untuk membuat Surat Edaran (SE) untuk warga sekolah. 

SE tersebut berisi imbauan terkait peningkatan kewaspadaan dan keamanan  serta kenyamanan di lingkungan sekolah.

Baca juga: Waspada Kasus Penculikan Anak, Disdik Sleman Keluarkan Surat Edaran 

Didik mencontohkan, sekolah bisa membentuk tim khusus yang bertugas untuk melakukan pengawasan di jam pulang sekolah untuk mencegah adanya aksi penculikan .

"Sekolah perlu diminta menyiapkan petugas (untuk) bisa melakukan pemantauan di sekolah. Entah guru atau siapa ikut mengawasi siswa di waktu pulang sekolah sehingga mereka bisa mengenali siapa yang biasa menjemput siswa," ungkap Didik, Rabu (1/2/2023).

Disdikpora DIY sendiri berdasarkan kewenangannya hanya menaungi pelajar tingkat SMA/SMK yang tergolong bisa menjaga diri.

Namun untuk TK, SD, dan SMP yang berada di bawah disdikpora di lima kabupaten/kota, kewaspadaan perlu ditingkatkan.

Sebab banyak diantara mereka yang belum memahami pentingnya keselamatan diri.

Terlebih Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sudah digelar secara luring atau tatap muka sepenuhnya di sekolah.

Baca juga: Tiga Anak SD di Maguwoharjo Sleman Nyaris Jadi Korban Penculikan, Ini Kronologinya

Meskipun demikian, Didik memastikan hingga saat ini belum ada laporan terkait kasus penculikan anak di wilayah DI Yogyakarta .

"Kalau (siswa) SMA kan sudah besar ya, mereka juga ke sekolah ada yang bawa motor sendiri. Kalau yang kecil kan perlu dijemput, nah ini bagaimana mekanisme kita tingkatkan (untuk melindungi)," paparnya.

Selain itu, Didik juga meminta agar program Dua Polisi Satu Sekolah kembali digalakkan.

Program yang sudah diluncurkan sejak 2012 lalu tersebut diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan sekolah dalam menjaga peserta didiknya.

"Dua Polisi Satu Sekolah itu kan sudah kita jalankan. Salah satunya membantu itu tadi dan keamanan sekolah itu masih jalan (ditingkatkan)," ujarnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved