Berita Jogja Hari Ini

UIN Sunan Kalijaga Bakal Berikan Gelar Doctor Honoris Causa Pada 3 Tokoh Agama

Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga akan memberikan gelar kehormatan Doctor Honoris Causa kepada tiga perwakilan kelompok agama. 

Tayang:
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/Christi Mahatma Wardhani
Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga berkunjung ke Tribun Jogja, Senin (30/01/2023) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga akan memberikan gelar kehormatan Doctor Honoris Causa kepada tiga perwakilan kelompok agama. 

Tiga sosok yang bakal mendapat gelar kehormatan tersebut adalah Presiden Dewan Kepausan untuk Dialog Antaragama Takhta Suci di Cantikan, Kardinal Miguel Angel Ayuso Guixot, M.C.C.J, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, KH. Yahya Cholil Staqut, dan Ketua PP Muhammadiyah Periode 2005-2010, dr. Sudibyo Markus, M. B. A. 

Baca juga: KEBAKARAN Rumah dan Gudang Mebel di Kotesan Klaten

Penganugerahan tersebut bakal digelar di Gedung Prof. H.M Amin Abdullah atau Multipurpose UIN Sunan Kalijaga, Senin (13/02/2023) mendatang. 

Ketua International Office/Center for Developing Cooperation and International Affairs UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Ambar Sari Dewi, S.Sos., M.Si., P.hD. mengatakan penganugerahan gelar kehormatan tersebut merupakan bentuk apresiasi dan bukti nyata UIN Sunan Kalijaga dalam mendukung perdamaian dan moderasi beragama. 

"Sebelumnya UIN Sunan Kalijaga sudah pernah memberikan gelae kehormatan kepada beberapa sosok. Ini menjadi yang ketiga kalinya, sekaligus menjadi bukti nyata dan apresiasi kami dalam mendukung prinsip keragaman kebhinekaan, serta menghargai perbedaan," katanya saat berkunjung ke Tribun Jogja, Senin (30/01/2023). 

Ia menyebut masing-masing tokoh memiliki kekhasan dan karakteristik yang bisa menjadi contoh berkaitan dengan toleransi dan kemanusiaan, khususnya hubungan antaragama.

Sehingga diharapkan dapat memberikan teladan kepada masyarakat. 

Baca juga: Seleksi Administrasi Diperpanjang, 329 Calon Anggota Panwaslu Desa di Kulon Progo Lolos Pemberkasan

"Melalui penganugerahan Doctor Honoris Causa kepada Katolik kepada Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah ini merupakan simbol dari keragaman menghargai perbedaan," ujar Sekretaris acara Penganugerahan Dr.HC tersebut. 

Sementara itu, Dosen FISHUM UIN Sunan Kalijaga sekaligus Tim Media dan Humas Acara Penganugerahan Dr. HC, Dr. Bono Setyo, M.Si. menambahkan media memiliki peranan penting untuk menggaungkan keberagaman. 

"Dukungan media sangat kami harapkan, sehingga gaung acara ini tidak hanya lokal Yogyakarta saja, tetapi juga nasional dan global. Sehingga moderasi beragama ini lebih digalakan, supaya tercipta harmoni dan toleran di masyarakat," imbuhnya. (maw) 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved