Lindungi Aset Keagamaan, DPW PSI DIY Buka Posko Layanan Sertifikasi Rumah Ibadah

Semua rumah ibadah di Yogyakarta pun bisa mengaksesnya, baik itu Masjid, Musala, Vihara, Pura, hingga Gereja.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Muhammad Fatoni
Dok. Istimewa
Ketua DPW PSI DIY, Kamaruddin. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DIY membuat gebrakan dengan membuka posko layanan sertifikasi bagi rumah ibadah.

Adapun posko tersebut beralamat di Jalan Miliran No 214, Muja Muju, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta.

Ketua DPW PSI DIY, Kamaruddin, berujar pihaknya menjalin kerja sama dengan Kementerian Agraria Tata Ruang (ATR) atau Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk merealisasikan posko ini.

Semua rumah ibadah di Yogyakarta pun bisa mengaksesnya, baik itu Masjid, Musala, Vihara, Pura, hingga Gereja.

"Layanan sertifikasi cuma-cuma yang kami gulirkan ini dapat diakses seluruh rumah ibadah umat beragama apapun," cetusnya, Minggu (22/1/2023).

Dijelaskannya, melalui sertifikasi, tanah wakaf dan aset keagamaan pun bisa terlindungi dan terikat oleh hukum.

Yakni, berupa keluarnya surat sertifikat dari Badan Pertanahan Nasional, sehingga tidak akan hilang ataupun dijual oknum tertentu.

"Kami mengapresiasi perhatian dan gerak cepat BPN memberantas mafia tanah, yang mungkin terjadi juga pada rumah ibadah. Ini sekaligus untuk memberikan kepastian hukum, ya, selain tentunya juga tertib administrasi pertanahan," ucapnya.

Sehingga, lanjutnya, realisasi posko layanan ini telah selaras dengan pernyataan Wakil Menteri ATR, Raja Juli Antoni.

Menurutnya, sertifikasi lahan rumah ibadah agama apapun di mana nama Tuhan diagungkan, harus dilakukan secara adil tanpa terkecuali.

"Kami mengimbau, tokoh-tokoh agama, pengurus aset rumah ibadah di DIY, untuk mensertifikasi lahan rumah ibadatnya. DPW PSI DIY siap membantu proses sertifikasinya. Silakan langsung saja datang ke posko layanan ini," urai Kamaruddin. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved