Berita DI Yogyakarta Hari Ini
DIY Jadi Provinsi Termiskin di Jawa, Begini Penjelasan Pemda DIY
Per September 2022, DI Yogyakarta memiliki tingkat kemiskinan 11,49 persen dengan jumlah penduduk miskin mencapai 463.630 orang.
Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Badan Pusat Statistik ( BPS ) menyebut provinsi DI Yogyakarta menjadi daerah termiskin di Pulau Jawa per September 2022.
Berdasarkan data BPS , per September 2022, DI Yogyakarta memiliki tingkat kemiskinan 11,49 persen dengan jumlah penduduk miskin mencapai 463.630 orang.
Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan periode Maret 2022 sebesar 457.760 orang.
Menanggapi hal itu, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) DIY, Benny Suharsono mengaku kemiskinan masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera ditangani Pemerintah Daerah.
Meski demikian, Benny menegaskan bahwa angka kemiskinan DIY jika dihitung dari tahun ke tahun atau year on year sejatinya mengalami penurunan.
Baca juga: Jumlah Penduduk Miskin di DI Yogyakarta pada September 2022 Turun Sebanyak 10,9 Ribu Orang
Dibandingkan September 2021, jumlah penduduk miskin September 2022 turun 10,9 ribu orang atau 0,42 persen persen.
"Jadi itu kan kita bicara statistik kalau bicara kuartal per kuartal itu memang naik tapi kalau bicara year on year itu turun," jelas Benny di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Jumat (20/1/2023).
Benny melanjutkan, masyarakat Yogyakarta dianggap memiliki karakteristik khusus dan berbeda dengan daerah lain.
Sehingga tolak ukur kemiskinan sebaiknya tidak hanya dilihat dari jumlah pengeluaran atau tingkat konsumsi masyarakat.
Benny mencontohkan, meski angka kemiskinan tergolong tinggi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di wilayah ini justru mengalami peningkatan.
IPM sendiri menjelaskan bagaimana penduduk dapat mengakses hasil pembangunan dalam memperoleh kesehatan, pendidikan, pendapatan dan sebagainya.
"Fakta yang lain menunjukkan statistik yang sama misalnya usia harapan hidup, angka kebahagiaan, angka harapan rata-rata lama sekolah, indeks kesejahteraan. Apa mungkin kalau angka kemiskinan ekstrimnya tertinggi angka-angka yang tadi tidak menjadi bagian dari diskusi," jelasnya.
Adapun salah satu dimensi penghitungan IPM adalah angka harapan hidup penduduk di mana capaian di Yogyakarta telah melebihi rata-rata nasional.
Bahkan di Kabupaten Kulon Progo yang menjadi satu di antara daerah miskin, angka harapan hidupnya mencapai sekitar 75 tahun.
Baca juga: DI Yogyakarta Jadi Wilayah Termiskin di Pulau Jawa, Ini Tanggapan Wakil Ketua DPRD DIY
"Contoh di Kulon Progo kemiskinannya mendekati 18 persen tapi usia harapan hidupnya paling tinggi di hingga 75 koma sekian tahun," paparnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/DIY-Jadi-Provinsi-Termiskin-di-Jawa-Begini-Penjelasan-Pemda-DIY.jpg)