Berita Kriminal

Kronologi Mbah Umar Dihajar Pria Berpistol Hingga Kepalanya Dapat 4 Jahitan

Umar juga sempat mengambil sebilah kayu berukuran kecil untuk berjaga-jaga seandainya terjadi hal yang tak diinginkan.

Tayang:
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
TribunJateng.com/Agus Salim Irsyadullah
Kondisi terkini Ibnu Umar (73) warga Rt 4 Rw 5 Kelurahan Pendrikan Kidul Semarang yang menjadi korban pemukulan senjata api, Rabu (18/1/2023). 

Menurut Umar, keadaan di sekitar rumahnya sepi sehingga pelaku bebas melakukan aksinya.

"Waktu itu sepi. Tapi biasanya di sini ramai. Karena ada anak magang di bengkel," sambung Umar.

Baca juga: Polisi Tangkap Mahasiswi Pembuang Bayi di Tempat Sampah di Bantul, Ini Pengakuan Pelaku

Baca juga: Tim Penasehat Hukum Haryadi Suyuti Siapkan Saksi untuk Meringankan Tuntutan

Dipukul 8 Kali

Mbah Umar mengaku dipukul sebanyak delapan kali oleh pelaku.

Pelaku, kata dia, dengan brutal memukulinya.

"Saya dipukul pakai pistol antara 7-8 kali," kata Umar pada Rabu (18/1/2023).

Mbah Umar mengaku tak cukup tenaga untuk melawan pelaku dan hanya bisa melindungi kepalanya dengan menggunakan kedua tangannya.

"Saya tidak bisa apa-apa. Hanya berusaha melindungi kepala dengan kedua tangan saya," jelasnya.

Umar pun terjatuh di teras rumahnya dengan kondisi darah telah mengucur dari kepalanya.

Umar bahkan sempat berpikir jika pelaku akan menghabisinya di tempat.

Saat dalam keadaan tak berdaya, pelaku, dikatakan Umar langsung kabur dengan membawa handphone milik Umar yang terjatuh di lantai akibat menahan serangan brutal pelaku.

"Pelaku kabur ke jalan raya. Handphone saya juga diambil," paparnya.

Mengetahui dirinya telah bersimbah darah, Umar pun segera meminta pertolongan warga.

Atas kejadian tersebut, Umar mengalami luka cukup serius di bagian kepala.

Ada empat jahitan dan beberapa luka goresan di kepala Umar.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved