Berita Bantul Hari Ini

Pengurus KONI Bantul Periode 2023-2027 Resmi Dilantik, Ini Target yang Ingin Dicapai

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY melantik pengurus KONI Bantul periode 2023 - 2027 pada Senin (16/1/2023).

Tayang:
Penulis: Santo Ari | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/Santo Ari
Prosesi pelantikan pengurus KONI Kabupaten Bantul periode 2023-2027 di Pendopo Parasamya, Senin (16/1/2023) 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY melantik pengurus KONI Bantul periode 2023 - 2027 pada Senin (16/1/2023).

Di bawah kepemimpinan Ketua Umum KONI Bantul yang baru, yakni Gandung Pardiman, diharapkan bibit atlet berpotensi terus bermunculan dan banyak meraih kemenangan di kejuaraan-kejuaraan, termasuk Pekan Olahraga Daerah (Porda) ke-XVII di Gunungkidul pada 2025.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menyatakan ada rasa optimis dan harapan yang besar agar KONI Kabupaten Bantul bisa  merebut kembali predikat juara umum dalam PORDA. 

Baca juga: Oknum Perangkat Desa di Purworejo Diduga Bertindak Asusila, Warga Desak Pelaku Mengundurkan Diri

Menurutnya, Bantul memiliki potensi atlet-atlet yang berprestasi. Banyak bibit-bibit olahragawan terbaik muncul di Bumi Projotamansari.  

“Setiap Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA), Bantul jadi langganan juara umum. Tetapi begitu PORDA kok hampir selalu runner up, kita baru sekali menang jadi juara umum di tahun 2015 silam,” ungkapnya.  

Menurutnya, Bantul memiliki beberapa cabang olahraga (cabor) unggulan yang selama ini banyak memenangi pertandingan. Cabor inilah yang menurutnya harus dipertahankan prestasinya dengan tidak meninggalkan peningkatan cabor.

“Sehingga secara kumulatif medali emas bisa kita raih lebih banyak lagi. Cabor unggulan di Bantul seperti silat, panahan, dansa dan sepatu roda,” imbuhnya.  
 
Dalam kesempatan itu, Bupati menyatakan bahwa olahraga merupakan salah satu penanda eksistensi suatu bangsa atau daerah. Jika Bantul perkasa di bidang olahraga, maka Bantul akan semakin disegani dan harga diri Bantul bisa meningkat seiring dengan kemajuan di bidang lain.  

“Saya optimis, ada harapan besar kemajuan prestasi olahraga Kabupaten Bantul di masa depan, karena Bantul memiliki bibit atlet yang unggul,  tinggal pembinaannya oleh KONI dan cabor yang ada lebih diintensifkan dengan bersinergi bersama pemerintah maupun swasta,” ungkapnya.

Sementara itu, Sementara itu Ketua Umum KONI Bantul, Gandung Pardiman menyatakan dalam program jangka pendek di kepengurusannya, KONI Bantul tengah bersiap untuk berlaga di PORDA tahun 2025 mendatang di Gunungkidul.

“Kita siap merebut juara umum. Maka kita akan kaji, mengapa kalau POPDA kita selalu nomor satu, tapi kalau PORDA keok terus,” ucapnya.

Selain itu, pihaknya juga akan langsung membagi tugas ke masing-masing bidang untuk dapat menggerakan potensi cabor yang ada di Kabupaten Bantul. Bantul sendiri saat ini memiliki 44 cabor.  Sesuai arahan Bupati, dirinya juga berharap Bantul menjadi pusat pembinaan atlet terbaik.

“Saya ingin cabor-cabor bisa berjalan dan bergairah dan mewujudkan atlet bantul berprestasi di tingkat daerah, nasional maupun internasional,” serunya.  

Ketum KONI DIY, Djoko Pekik Irianto menyatakan bahwa sesuai regulasi UU no 11 tahun 2022 bahwa KONI termasuk di tingkat kabupaten/kota adalah sebuah non-governmental organization (NGO) yang memiliki tugas membantu pemerintah kabupaten/kota dalam hal pembinaan prestasi olahraga.

“Sehingga tidak ada kata lain selain sinergi KONI dengan Pemkab Bantul,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Djoko Pekik berpesan agar KONI Bantul dapat mempersiapkan program-programnya termasuk program jangka pendek yakni menghadapi PORDA 2025 termasuk kesiapannya dalam PON di Aceh dan Sumatera Utara pada 2024 mendatang.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved