Politik Global
Snowden Beber Dokumen Rahasia Negara Bertebaran di Era Obama-Biden
Mantan analis data NSA dan CIA, Edward Snowden menyatakan ada banyak dokumen rahasia negara AS bertebaran di tangan pribadi pejabat tinggi AS.
Penulis: Krisna Sumarga | Editor: Krisna Sumarga
Gedung Putih, bagaimanapun, bersikeras kedua kasus itu berbeda, mengklaim tidak seperti Trump, Biden belum diberi tahu dia memiliki dokumen tersebut, juga tidak diminta untuk mengembalikannya.
Sebaliknya, dia dengan cepat mengungkapkan penemuan itu ke Arsip Nasional dan menyerahkan kertas-kertas itu.
Dokumen sensitif era Obama yang ditemukan di sebuah think tank yang terkait erat dengan Presiden AS Joe Biden termasuk materi yang mencakup topik seperti Ukraina, Iran, dan Inggris.
Menurut sumber CNN, dokumen sensitif itu bertanggal antara 2013 dan 2016 dan termasuk memo intelijen dan materi pengarahan di sejumlah negara asing.
Sebagian besar barang yang ditemukan memiliki arti penting bagi keluarga Biden, termasuk makalah tentang pengaturan pemakaman Beau Biden, mendiang putra presiden, serta surat belasungkawa.
Departemen Kehakiman AS telah menugaskan pengacara AS di Chicago untuk menyelidiki masalah ini.
Sementara itu, menurut sumber CNN, Jaksa Agung Merrick Garland telah menerima laporan awal penyelidikan dan sekarang harus memutuskan tindakan apa yang harus diambil, termasuk membuka penyelidikan kriminal secara menyeluruh.
Kontroversi seputar dokumen rahasia telah menempatkan Biden di posisi yang sulit, mengingat beberapa bulan yang lalu dia menghukum mantan Presiden Donald Trump karena secara tidak bertanggung jawab menimbun surat-surat sensitif di kediaman pribadinya di Mar-a-Lago.
Pada Agustus, FBI menggerebek rumah Trump untuk mencari materi, yang ditolak Trump untuk diserahkan ke Arsip Nasional setelah meninggalkan Gedung Putih.(Tribunjogja.com/CNN/RussiaToday/xna)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/edward-snowden-saat-telewicara-di-swiss.jpg)