Pembunuhan Brigadir J
Hakim Ketua Kasus Pembunuhan Brigadir J Diserang Lewat Video
Di tengah proses persidangan kasus pembunuhan Brigadir J, Hakim Wahyu Iman Santoso tiba-tiba diserang isu yang tidak mengenakan.
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Di tengah proses persidangan kasus pembunuhan Brigadir J, Hakim Wahyu Iman Santoso tiba-tiba diserang isu yang tidak mengenakan.
Sebuah video yang diduga Hakim Wahyu Imam Santoso beredar luas di media sosial.
Video tersebut diunggah oleh akun TikTok @pencerahkasus.
Dalam video tersebut, diduga Hakim Wahyu Imam Santoso sedang melakukan komunikasi melalui sambungan telepon yang direkam oleh seorang wanita yang duduk di depannya.
Pria diduga Hakim Wahyu itu memakai baju batik lengan panjang hitam, celana abu-abu dan sepatu hitam.
Dia saat itu sedang duduk di sofa warna putih gading.
Awalnya, tampak diduga Hakim Wahyu sedang menerima telepon.
Setelah menelepon, terlihat pria tersebut melanjutkan diskusi dengan seorang wanita yang ada di depannya.
Namun, belum diketahui sosok wanita tersebut.
“Bukan, masalahnya dia enggak masuk akal banget dia nembak pakai pistol Josua.
Tapi enggak apa-apa, sah-sah saja. Saya enggak akan pressure dia harus ngaku, saya enggak butuh pengakuan,” kata pria yang diduga Hakim Wahyu dikutip dari Surya.co.id.
Baca juga: Pemotor Meninggal Dunia di Gunungkidul Usai Tabrak Truk Terparkir
Baca juga: Kronologi 2 Pejalan Kaki di Jembatan Jelambar Aladin Dibakar OTK, Pelaku Lempar Botol Berisi Bensin
Lalu, pria yang diduga Hakim Wahyu itu melanjutkan omongannya lagi bahwa majelis hakim yang menangani perkara tersebut tidak membutuhkan pengakuan dari terdakwa Ferdy Sambo.
“Saya enggak butuh pengakuan. Kita bisa menilai sendiri. Silakan saja saya bilang mau buat kaya gitu. Kemarin tuh sebenernya mulut saya sudah gatel, tapi saya diemin aja,” lanjut pria diduga Hakim Wahyu disambut tertawa wanita tersebut.
Sementara itu Pejabat Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Djuyamto mengatakan pihaknya belum bisa memastikan apakah video tersebut benar atau tidak.
"Kami belum tahu kebenaran statemen dalam video tersebut," ucap Djuyamto saat dihubungi, Selasa (3/1/2023).
Sementara itu, Komisi Yudisial RI (KY) menyatakan, masih menelusuri beredarnya video tersebut.
Juru Bicara KY Miko Ginting mengatakan, penelusuran tersebut dilakukan untuk mengetahui sejauh mana kebenaran video yang viral di TikTok itu.
"KY telusuri dulu kebenaran video tersebut," kata Miko saat dikonfirmasi, Rabu (4/1/2023).
Kendati begitu, Miko memastikan, sejauh ini KY sudah melihat dan menerima tayangan video singkat yang menampilkan sosok diduga Hakim Wahyu Iman Santoso itu.
Hanya saja, penelaahan masih akan dilakukan sekaligus menunggu respons atau laporan dari masyarakat.
"Sudah, KY sudah memperoleh video tersebut," tukas Miko.
Bharada E Diperiksa Sebagai Terdakwa
Sidang kasus pembunuhan Brigadir J kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Kamis (5/1/2023) hari ini.
Kali ini agenda sidangnya pemeriksaan terdakwa Bharada E.
Dalam sidang kali ini, orang tua Bharada E segaja datang ke Jakarta untuk mengikuti sidang yang digelar di PN Jakarta Selatan.
Dikutip dari Tribunnews.com, orang tua Eliezer terlihat hadir di ruang sidang utama Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (5/1/2023).
Ayah dan Ibu Eliezer duduk di barisan paling depan.
Setibanya di ruang sidang, Eliezer langsung memeluk erat sang ibu dan ayahnya yang lebih dahulu menunggu.
Momen kehangatan itu pun membuat para penggemar Eliezer yang hadir di persidangan berteriak.
Seusai berpelukan, Eliezer pun kembali duduk di kursi terdakwa. Lalu, Majelis Hakim PN Jakarta Selatan melanjutkan persidangan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Hakim-Ketua-Kasus-Pembunuhan-Brigadir-J-Diserang-Lewat-Video.jpg)