Kisah Inspiratif
Warga Padukuhan Kadiluwih-Sleman Manfaatkan Akar dan Batang Bambu Jadi Produk Kreatif
Akar dan batang bambu dibentuk dengan kreativitas yang beragam sehingga hasil dari kreativitas bisa menjadi peralatan dekorasi.
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Bambu memiliki ragam manfaat, baik itu dari akar, batang hingga daun.
Seperti halnya yang dilakukan oleh laki-laki asal Padukuhan Kadiluwih, Kalurahan Margorejo, Kapanewon Tempel, Kabupaten Sleman , DI Yogyakarta, Setyo Nugroho (46).
Pemilik Bambu Lestari itu, selalu mengolah akar hingga batang bambu yang berada di lingkungan tempat tinggalnya untuk mendapatkan pundi-pundi rupiah.
"Memang betul, akar-akar bambu itu enggak selalu ada. Kadang ada yang saya dapat dari tetangga tempat tinggal saya. Ada juga yang saya cari di tempat-tempat tertentu, misalnya di hutan-hutan di dekat rumah saya," ucap dia kepada Tribunjogja.com di tempat usahanya, Selasa (3/1/2023).
Akar dan batang bambu itu selalu ia bentuk dengan kreativitas yang beragam sehingga hasil dari kreativitas tersebut bisa menjadi peralatan dekorasi.
Baca juga: Sebanyak 15.875 Pohon Bambu Ditanam di Desa Ngargoretno Magelang, Ini Tujuannya
Disampaikannya, proses pembuatan kerajinan dari bahan bambu tersebut harus melewati beberapa langkah.
"Setelah akar bambu itu saya dapatkan, langkah awal ialah harus membersihkan akar atau batang bambu. Selanjutnya, saya jemur dan saya bentuk dengan ide-ide saya," jelas Setyo.
Untuk proses pembentukan itu sendiri, saya lakukan manual.
Tujuannya agar seni yang ingin saya ciptakan itu bisa lebih ciamik," imbuh Setyo.
Setelah itu, karya yang baru saja ia ukir dengan manual tersebut harus melewati langkah pengeringan kembali di bawah terik matahari.
Sebagai pemanis ukiran dari bahan bambu tersebut, Setyo akan memoles karyanya dengan menggunakan cat khusus atau veneer.
"Kalau semua itu sudah selesai bisa dijemur lagi dan dipasarkan atau dijual ke konsumen. Kalau ditotal-total ya, proses pembuatan satu kerajinan itu bisa memakan waktu seminggu ya," tutur dia.
Di samping itu, sejak awal ia meniti karir, dominasi pembeli kerajinan dari akar bambu tersebut berasal dari Jawa Tengah.
Namun, saat ini beberapa instansi pemerintahan maupun kafe-kafe di Pulau Jawa sering membeli produk dekorasi unik tersebut di tempatnya.
"Sebenarnya menjual seni akar atau batang bambu itu tidak mudah. Karena tidak semua orang mau medekorasi rumah mereka dengan akar bambu. Maka dari itu, sejak awal sampai saat ini, saya jual produk kerajinan akar bambu di media sosial saja. Jadi peminatnya lumayan banyak dari kalangan Pulau Jawa," papar Setyo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/WargaPadukuhan-Kadiluwih-SlemanManfaatkan-Akar-dan-Batang-Bambu-Jadi-Produk-Kreatif.jpg)