Warga Klaten Kaget Temukan Sumur Tua Diduga Peninggalan Zaman Mataram Kuno

Struktur menyerupai sumur diduga peninggalan zaman Mataram Kuno ditemukan warga Desa Mranggen, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Muhammad Fatoni
dok.istimewa
Penampakan sumur kuno peninggalan zaman Kerajaan Mataram Kuno yang ditemukan warga di Desa Mranggen, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Sabtu (31/12/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Sebuah struktur batu bata merah yang menyerupai bangunan sumur, diduga peninggalan zaman Mataram Kuno ditemukan warga Desa Mranggen, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Sumur kuno itu ditemukan di lahan milik warga bernama Semi yang masuk dalam wilayah Dusun Karangduwet, Desa Mranggen, saat sedang menggali tanah liat untuk keperluan membuat batu bata.

"Warga menggali tanah di lahannya, lalu di kedalaman 2,5 meter cangkul membentur benda keras pas dilihat ternyata sumur kuno," ujar Humas Komunitas Penggiat Cagar Budaya (KPCB) Klaten, Hari Wahyudi pada TribunJogja.com, Senin (2/1/2023).

Ia menyebut, warga menemukan struktur batu bata yang tersusun melingkar menyerupai dinding sumur itu pada Sabtu (31/12/2022).

Saat itu, sumur kuno itu berada dalam posisi terkubur di dalam tanah, termasuk bagian dalam sumur.

Sumur kuno itu, lanjut Hari, memiliki diameter 118 sentimeter.

Batu bata yang tersusun melingkar pada dinding sumur itu memiliki ketebalan 10 sentimeter.

"Dari cara menyusun dan ketebalan batu batanya, diduga kuat ini sumur peninggalan zaman Mataram Kuno sekitar abad ke-8 hingga ke-10 masehi," ucapnya.

Menurut dia, di lokasi sumur kuno itu sebelumnya juga pernah ditemukan peralatan masak seperti cangkir dan piring yang terbuat dari tanah liat hingga guci keramik.

Benda-benda itu ditemukan juga terkubur di dalam tanah dengan kedalaman 2 meter hingga 3 meter.

"Di sini juga ada dua umbul, diduga dulu disini adalah perkampungan zaman kerajaan Mataram Kuno, karena banyak peralatan rumah tangga yang ditemukan," ulasnya.

Diakui Hari, pihaknya sudah datang langsung ke lokasi untuk mengecek sumur tua itu pada Minggu (1/1/2023).

"Selanjutnya telah dilakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk penanganannya ke depan seperti apa," tukasnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved