Perang Ukraina Rusia
Salah Sasaran, Rudal S-300 Ukraina Malah Meluncur ke Wilayah Belarusia
Belarusia menyampaikan protes resmi ke Ukraina buntut dari jatuhnya rudal S-300 ke wilayahnya
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM - Pemerintah Belarusia mengutuk keras peluncuran rudal S-300 milik Ukraina yang jatuh ke wilayahnya.
Rudal itu jatuh ke wilayah pertanian kosong.
Pascajatuhnya rudal S-300 ke wilayahnya, Belarusia langsung memanggil dubes Ukraina untuk melayangkan protes resmi.
Belarusia menyebut kejadian itu sebagai situasi yang sangat serius sehingga langsung mengambil tindakan tegas dengan memanggil dubes Ukraina.
Dikutip dari Tribunnews.com, Kementerian pertahanan Belarusia saat ini sedang menyelidiki apakah sistem pertahanan udara Belarus telah menembak jatuh roket atau salah tembak.
Peristiwa itu terjadi antara pukul 10 dan 11 pagi (0700-0800 GMT) - sekitar waktu Rusia menembakkan sejumlah rudal ke arah Ukraina.
Baca juga: Ini Balasan Putin Atas Kebijakan Pembatasan Harga Minyak Rusia
BelTA mengatakan rudal yang mendarat di Belarus itu berasal dari wilayah Ukraina.
Mereka menerbitkan foto yang dikatakannya sebagai bagian dari rudal S-300 yang tergeletak di ladang pertanian kosong.
BelTA mengatakan belum ada informasi mengenai korban jiwa.
Gelombang serangan rudal melintasi Ukrain
Rusia meluncurkan gelombang serangan rudal melintasi Ukraina pada Kamis (29/12/2022) pagi.
Angkatan udara Ukraina mengklaim telah menembak jatuh 54 rudal jelajah bersayap Rusia dari 69 yang diluncurkan ke Ukraina dari Rostov di Rusia, Laut Kaspia, dan Laut Hitam.
Zelensky akui sebagian wilayah Ukraina mengalami pemadaman listrik
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, mengakui bahwa sebagian besar wilayah mengalami pemadaman listrik setelah rentetan serangan rudal Rusia.
Zelensky menuturkan kerusakan akan lebih buruk tanpa pertahanan udara yang "heroik".
Dalam pidato video hariannya, Zelensky menyebut komando udara di Ukraina tengah, selatan, timur dan barat memukul mundur 54 rudal Rusia dan 11 drone selama salah satu serangan udara terbesar Rusia sejak memulai perang pada Februari. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/buntut-tertembaknya-pesawat-intai-ilyushin-20-rusia-kirim-sistem-pertahanan-udara-antirudal-s-300_20180925_174037.jpg)