Berita Purworejo
Tren Kunjungan Pantai Dewaruci Meningkat 50-100 Persen Saat Libur Natal 2022
Obyek wisata Pantai Dewaruci Jatimalang masih menjadi primadona bagi wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah selama libur
Penulis: Dewi Rukmini | Editor: Kurniatul Hidayah
Laporan Reporter Tribun Jogja, Dewi Rukmini
TRIBUNJOGJA.COM, PURWOREJO - Obyek wisata Pantai Dewaruci Jatimalang masih menjadi primadona bagi wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah selama libur Natal 2022.
Hal itu dibuktikan dengan meningkatnya jumlah wisatawan selama libur Natal 2022 jika dibanding hari biasa atau akhir pekan.
Bahkan, peningkatannya mencapai 50-100 persen atau dua kali lipat.
Baca juga: Irfan Ratnadi Dilantik Sebagai Ketua Umum KONI Gunungkidul 2022-2026
Petugas TPR Pantai Dewaruci Jatimalang, Saiman, mencatat pada Sabtu (24/12/2022), ada lebih dari 700 wisatawan yang berkunjung ke Pantai Dewaruci Jatimalang.
Menurutnya, wisatawan terbanyak datang pada Minggu (25/12/2022) dengan jumlah 1.722 pengunjung.
Kemudian pada Senin (26/12/2022), ia mencatat ada sekitar 600-an orang yang berkunjung ke Pantai Dewaruci Jatimalang.
Sementara itu pada hari biasa atau akhir pekan, Saiman mengatakan, jumlah kunjungan terbanyak adalah sekitar 300 wisatawan.
"Minggu kemarin ramai karena termasuk liburan besar. Cuaca juga mempengaruhi, kalau hujan yang datang lebih sedikit," ucap Saiman kepada Tribunjogja.com, Selasa (27/12/2022).
Ia menyebut, selain dari Kabupaten Purworejo, wisatawan yang berkunjung ke Pantai Dewaruci Jatimalang juga berasal dari daerah lain, semisal Kebumen, Magelang, dan Yogyakarta.
"Jumlah yang datang dari tiap daerah juga hampir sama, sebanding, selisihnya tidak terlalu besar," ungkapnya.
Menurutnya, para wisatawan banyak yang mengunjungi warung-warung di sekitar pantai untuk berkuliner sambil menikmati pemandangan laut.
Di sepanjang pantai pun banyak disediakan gubuk-gubuk kayu yang bisa disewa oleh para wisatawan.
Sebab, di pantai tersebut, para wisatawan dilarang mandi di bibir pantai karena ombak lautnya yang tinggi.
"Kalau di sini tidak boleh mandi karena ombaknya terlalu besar dan sudah ada himbauan dari dinas terkait untuk larangan mandi di pantai," katanya.
Baca juga: Kasus Covid-19 di Kota Yogyakarta Terus Melandai, Selter Isoter Bener Tak Lagi Berpenghuni
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Jatimalang-Selasa-27122022.jpg)